Dari Pemain Jadi Pelatih, Ini Hal yang Hilang dari Adriyanti Firdasari

Senin, 4 Januari 2021 07:14 WIB
Penulis: Shintya Maharani | Editor: Arum Kusuma Dewi
© Instagram/Adriyanti Firdasari
Mantan pemain bulutangkis Adriyanti Firdasari. Copyright: © Instagram/Adriyanti Firdasari
Mantan pemain bulutangkis Adriyanti Firdasari.

INDOSPORT.COM - Memutuskan pensiun pada tahun 2015, mantan pemain tunggal putri bulutangkis kebanggaan Indonesia, Adriyanti Firdasari tidak serta merta meninggalkan cabang olahraga yang membesarkan namanya tersebut.

Sempat menjadi pemain andalan di sektornya, kini Firda, sapaannya, pun beralih profesi dari pemain menjadi pelatih di klubnya sebelum menjadi atlet nasional, yakni Jaya Raya.

Namun di balik hal tersebut, Firda bercerita bahwa ada hal yang hilang dan baru ia rasakan saat sudah tidak menjadi pemain lagi. Lantas, hal apa yang ia bicarakan?

“Rasa tegang, rasa enggak mau kalah dan (rasa) pengin menang saat di lapangan. Karena cuma saat menjadi atlet aku bisa merasakan rasa itu,” ujar Firda dengan antusias kepada INDOSPORT secara eksklusif pada Rabu (28/10/20).

Ia mengungkapkan, ia sangat merindukan sensasi tersebut. “Kalau sudah jadi pelatih kan enggak bisa mengalami ini lagi ya karena yang bisa mengalami itu ya cuma pemain,” tambahnya sembari tertawa.

Selain itu, memori bersama teman-teman seangkatannya seperti Nitya Krishinda Maheswari, Pia Zebadiah, Greysia Polii, dan yang lain juga diakui Firda sebagai sesuatu yang hilang saat ia pensiun.

“Terus kalau di asrama ya banyak temen dan semuanya sering ngumpul bareng malam-malam. Apalagi saat itu kita (para pemain) semua sama, jauh dari orang tua,” cerita Firda.

“Nah kalau sekarang sudah susah ketemu teman-teman karena semuanya sudah berkeluarga. Jadi jarang banget ngumpul,” pungkas peraih medali emas SEA Games 2005 tersebut.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
100%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%