Prediksi Yonex Thailand Open 2021: Jepang Mundur, Praveen/Melati Tanpa Halangan?

Sabtu, 9 Januari 2021 13:15 WIB
Penulis: Shella Aisiyah Diva | Editor:
© Shi Tang/Getty Images
Turnamen Yonex Thailand Open 2021 akan diselenggarakan pada 12 - 17 Januari mundurnya Jepang buat Praveen Jordan/Melati Daeva mulus ke final? Copyright: © Shi Tang/Getty Images
Turnamen Yonex Thailand Open 2021 akan diselenggarakan pada 12 - 17 Januari mundurnya Jepang buat Praveen Jordan/Melati Daeva mulus ke final?

INDOSPORT.COM - Turnamen Yonex Thailand Open 2021 akan segera diselenggarakan pada 12 - 17 Januari di Bangkok, Thailand, mundurnya Jepang buat pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti tanpa halangan?

Berada di pool bawah bersama dengan pasangan ganda campuran terbaik Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino awalnya diprediksi akan membuat langkah Praveen/Melati untuk menjadi juara di Yonex Thailand Open 2021 akan sangat terhambat.

Tetapi setelah tim bulutangkis Jepang memutuskan menarik seluruh wakilnya dari seri Asian Leg, dinilai akan membuat ganda campuran terbaik Indonesia saat ini yakni Praveen/Melati bisa sedikit bernapas lega dan mengurangi lawan tangguh untuk bisa mencapai final Yonex Thailand Open 2021.

Apabila dilihat dari head-to-head, terdapat lima pasangan yang dinilai bisa menjadi batu sandungan untuk juara bertahan All England 2020 itu bisa sampai ke final Yonex Thailand Open 2021.

Empat pasangan itu adalah Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas asal Indonesia, Marcus Ellis/Lauren Smith asal Inggris, Thom Gicquel/Delphine Delrue asal Prancis, Mark Lamsfuss/Isabel Herttrich asal Jerman dan Tang Chun Man/Tse Ying Suet asal Hong Kong.

Pasangan Praveen/Melati memiliki peluang yang besar untuk bertemu dengan sesama wakil Indonesia yakni Rinov/Pitha di babak kedua Yonex Thailand Open 2021, dimana dalam pertemuan terakhir di Malaysia Open 2019, mereka diketahui menelan kekalahan dari juniornya.

Apabila berhasil menaklukkan perlawan Rinov/Pitha, duet berjuluk PraMel ini kemungkinan akan bertemu dengan ganda campuran terbaik Inggris yakni Marcus Ellis/Lauren Smith yang sejauh ini memiliki head-to-head yang ketat, walaupun terakhir kali di All England, mereka berhasil menang.

Apabila sukses melaju ke semifinal, tiga pasangan yang akan menjadi hadangan mereka adalah Thom/Delphine, Mark/Isabel dan Tang/Tse. Dari ketiga pasangan itu, pasangan Praveen/Melati diketahui tidak memiliki rekor yang baik.

Dengan wakil Prancis, ganda campuran no. 1 Indonesia kalah di pertemuan terakhir di Indonesia Masters 2020. Kemudian dengan pasangan Mark/Isabel, mereka dikandaskan di babak pertama Indonesia Open 2019.

Sementara dengan pasangan Hong Kong, pasangan Praveen/Melati memang baru menang di pertemuan terakhir, tetapi head-to-head masih dipegang oleh pasangan Tang Chun Man/Tse Ying Suet.

Jika bisa melaju ke final Yonex Thailand Open, ada pun calon-calon lawan Praveen/Melati yaitu Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai, Robin Tabeling/Selena Piek, Seo Seung-jae/Chae Yu-jung, dan Hafiz Faizal/Gloria E. Widjaja.

Dari empat pasangan itu, pasangan Praveen/Melati memang baru mencatatkan hasil kemenangan atas Dechapol/Sapsiree dan Robin/Selena, sementara dari Seo Seung-jae/Chae Yu-jung dan Hafiz/Gloria, ganda campuran no. 1 Indonesia itu menelan kekalahan di pertemuan terakhir.

Tetapi hal yang dipercaya dengan ketidakhadiran China dan Jepang, ada peluang yang besar untuk pasangan Praveen/Melati bisa meraih gelar di Yonex Thailand Open 2021 dan membuka peluang untuk lolos ke BWF World Tour Finals dengan catatan penampilan yang ditunjukkan keduanya konsisten.