Menang, Kata-kata 'Bagus Say' Greysia Polii ke Apriyani di Thailand Open Disorot BWF

Rabu, 13 Januari 2021 16:35 WIB
Penulis: Ade Gusti | Editor: Indra Citra Sena
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Greysia Polii/Apriyani Rahayu Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Greysia Polii/Apriyani Rahayu

INDOSPORT.COM - Ganda putri unggulan Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu memetik kemenangan pertama di Yonex Thailand Open 2021. BWF pun tertarik dengan kata-kata yang diceploskan Greysia pada pertandingan itu.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu melaju ke babak kedua Thailand Open 2021 usai menundukkan wakil Kanada, Rachel Honderich/Kristen Tsai dengan kemenangan straight game 21-12 dan 19-10.

Ada satu momen menggelitik dari aksi Greysia/Apriyani yang rupanya  menarik perhatian induk bulutangkis dunia (BWF). Hal ini terungkap dalam sebuah unggahan di akun resmi Instagram BWF.

Dalam unggahan tersebut, BWF menekankan kata-kata ‘Bagus Say’ yang diceploskan Greysia Polii saat memuji servis apik Apriyani.

Saat itu servis Apriyani gagal dikembalikan oleh Rachel/Kristen sehingga mendulang poin untuk pasangan Indonesia. Greysia  dan Apriyani bersalaman untuk merayakan tambahan poin itu.

Setelah, Apriyani kembali melakukan servis dan sempat terjadi permainan cepat antara Greysia/Apriyani dan Rachel/Kristen, sebelum akhirnya Greysia menutupnya dengan pukulan keras ke jantung pertahanan lawan.

Pertandingan itu dimenangkan Greysia/Apriyani dengan mudah karena mereka memanfaatkan inkosistensi yang dilakukan pemain lawan selama pertandingan.

Kemenangan atas tim Kanada ini membuat Greysia/Apriyani memperpanjang harapan Indonesia untuk meraih gelar juara di Thailand Open 2021 dari sektor ganda putri.

Sebelumnya, rekan seperjuangan mereka Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto sudah kandas di awal usai dikalahkan oleh wakil Prancis.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%