Hasil Pertandingan Thailand Open 2021: Penyakit Lama Kambuh, Praveen/Melati Terhempas

Minggu, 17 Januari 2021 13:13 WIB
Penulis: Shella Aisiyah Diva | Editor: Lanjar Wiratri
© (Photo by Shi Tang/Getty Images)
Praveen/Melatih kalah di final Thailand Open 2021. Copyright: © (Photo by Shi Tang/Getty Images)
Praveen/Melatih kalah di final Thailand Open 2021.

INDOSPORT.COM - Pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti gagal meraih juara Yonex Thailand Open 2021 usai kalah dari Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai pada Minggu (17/01/21) di Impact Arena, Bangkok, Thailand.

Pasangan Praveen/Melati memulai start di game pertama dengan sangat lambat. Banyak sekali eror yang dilakukan oleh wakil Indonesia yang akhirnya sanga menguntungkan bagi wakil Thailand untuk bisa melesat menjauh.

Terbukti, akibat banyaknya eror yang dilakukan oleh pasangan Praveen/Melati, wakil Indonesia harus rela menutup interval game pertama dengan skor 3-11 atas pasangan Thailand Dechapol/Sapsiree.

Usai interval game pertama, performa dari pasangan Praveen/Melati tak kunjung membaik. Serangan demi serangan dari pasangan Thailand seolah tidak bisa dibendung oleh mereka dan wakil Indonesia seolah tidak bisa mengembangkan permainan.

Alhasil, di game pertama final Thailand Open 2021, pasangan Praveen/Melati harus rela menelan kekalahan telak dari pasangan Dechapol/Sapsiree dengan kekalahan telak dengan skor 3-21.

Di game kedua pasangan Praveen/Melati jauh lebih siap dan sudah memegang kendali permainan sejak meni awal. Berkat itulah mereka bisa melesat jauh meninggalkan pasangan Dechapol/Sapsiree dengan margin tiga poin.

Satu pukulan dropshot Praveen Jordan yang mengelabuhi duet Dechapol/Sapsiree menutup interval game kedua final Thailand Open 2021 dengan keunggulan 11-6 atas pasangan Thailand.

Usai interval, pasangan Indonesia sejatinya tetap memegang kontrol pertandingan. Tetapi eror-eror yang tak terhindarkan membuat wakil Thailand sedikit demi sedikit bisa mengembangkan permainan dan mengejar ketertinggalan.

Eror yang terus dilakukan pasangan Praveen/Melati membuat Dechapol/Sapsiree berhasil menyamakan kedudukan menjadi 16-16, dan membuat pertandingan kembali berlangsung ketata antara kedua pasangan.

Sempat memiliki kesempatan untuk game point, pasangan Praveen/Melati melewatkannya dengan melakukan kesalahan tidak penting dan memaksa pertandingan berlanjut ke deuce.

Satu serangan cepat dari Praveen Jordan yang tidak bisa dikembalikan dengan baik oleh Dechapol Puavaranukroh akhirnya menyudahi game kedua dengan skor 22-20. Pertandingan berlanjut ke babak rubber game.

Pertandingan berjalan lebih menarik di game ketiga, dimana kedua pasangan saling berjual-beli serangan. Tetapi pasangan Dechapol/Sapsiree yang lebih siap beerhasil mengungguli Praveen/Melati dengan skor 8-6.

Dropshot dari Dechapol Puavaranukroh yang berhasil mengecoh pasangan Praveen/Melati menutup interval game ketiga dengan skor 11-7 untuk keunggulan pasangan Thailand atas wakil Indonesia.

Usai interval, penampilan pasangan Praveen/Melati mulai membaik dan akhirnya berhasil membawa mereka menyamakan kedudukan menjadi 13-13 atas wakil Thailand. Lagi-lagi setelah menyamakan kedudukan penyakit eror wakil Indonesia kembali kambuh dan membuat mereka kembali tertinggal.

Akhirnya, satu kesalahan smash keras dari Dechapol Puavaranukroh yang tidak berhasil dikembalikan dengan baik oleh Praveen Jordan menyudahi game ketiga untuk kemenangan Thailand dengan skor 21-18 atas wakil Indonesia.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
50%
IDS Emoticon Marah
Marah
50%