Ulas Rekor Viktor Axelsen Sepanjang Tur 2020, BWF: Semua Berawal dari Ginting

Minggu, 31 Januari 2021 10:18 WIB
Penulis: Ade Gusti | Editor:
Pebulutangkis tunggal putra asal Denmark, Viktor Axelsen. Copyright: © Twitter@bwfmedia
Pebulutangkis tunggal putra asal Denmark, Viktor Axelsen.

INDOSPORT.COM – Viktor Axelsen menembus partai puncak BWF World Tour Finals 2020 dengan menorehkan rekor. BWF pun menyebut semua ini berawal dari kekalahannya dari Ginting tahun lalu.

Viktor Axelsen menyambut tahun 2021 dengan penuh prestasi dan penampilan yang impresif. Setelah menyabet dua gelar sekaligus di dua turnamen Thailand Open 2021, kini wakil Denmark tersebut kembali meneruskan tren positifnya dengan mencapai partai puncak BWF World Tour Finals 2020.

Di partai puncak WTF yang akan berlangsung pada Minggu (31/01/21) hari ini, Axelsen akan menghadapi rekan senegeranya, Anders Antonsen untuk bersaing merebut trofi bergengsi di penghujung musim.

Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) begitu terkesan dengan pencapaian pemain berusia 27 tahun ini di dalam upayanya mendulang prestasi di sepanjang tahun 2020.

Apabila Axelsen mampu menundukkan Antonsen di final nanti, maka dia akan meraih gelar superseries keempat secara beruntun, setelah sebelumnya dia sukses menggenggam tiga gelar All England, Yonex Thailand Open dan Toyota Thailan Open.

Melalui laman resminya, BWF juga mengklaim bahwa sejauh ini tidak ada pemain yang menghentikan performa Axelsen sejak tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting melakukannya pada Januari 2020.

Saat itu, Axelsen dikalahkan Ginting Indonesia Masters 2020 secara straight game dengan skor 22-20 dan 21-11, pada laga semifinal di Istora Senayan pada 18 Januari silam.

Bisa dibilang, kekalahannya dari Ginting ini menjadi cambuk motivasi bagi Axelsen memenangkan setiap pertandingan dia mainkan di sepanjang tahun 2020 hingga akhirnya dia mencatatkan rekor tak terkalahkan dalam  29 pertandingan.

Pencapaiannya itu memang terbilang mengesankan, mengingat tahun lalu Axelsen juga harus menghadapi  cedera hingga naik ke meja operasi, serta berjuang memulihkan fisik dan performa seiring ditangguhkannya sejumlah turnamen internasionaloleh BWF akibat pandemi. 

Apabila Axelsen mampu menaklukkan perlawanan Antonsen di  final nanti,  maka dia bisa memecahkan rekor yang dipegang oleh pasangan ganda campuran China Zheng Siwei/Huang Yaqiong di tahun 2019.

Dimana pada tahun 2019, pasangan ganda campuran China Zheng Siwei/Huang Yaqiong berhasil keluar sebagai juara di kompetisi All England, Indonesia Open  dan China Open.

Selain Axelsen, tiga pemain atau pasangan lainnya yang memilikipeluang menyapu bersih Asian Leg, yakni tunggal putri Carolina Marin (Spanyol), ganda putra Wang Chi-Lin/Lee Yang (Chinese Taipei), dan ganda campuran Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand).

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
25%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
75%