'Ngamuk' ke Melati Daeva, Praveen Jordan: Hati Sudah Tersakiti, Masa Fisik Juga?
Praveen Jordan sebelumnya melalui Instagram, membeberkan kronologi yang menimpa tim Indonesia di All England 2021.
Juara All England 2020 bersama Melati Daeva itu membeberkan beragam kekejaman BWF, mulai dari membiarkan atlet Indonesia kembali ke hotel dengan berjalan kaki, tanpa menyediakan transportasi hingga keputusan Inggris yang meminta skuat Indonesia isolasi mandiri selama 10 hari.
Selain itu, Praveen Jordan juga mengungkapkan perlakuan tak adil lainnya yakni saat pertandingan antara Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan vs Ben Lane/Sean Vendy (Inggris) di babak pertama, Kamis (18/03/21).
Wasit dan hakim garis dalam laga tersebut berkebangsaan Inggris, di mana seharusnya saat dua wakil negara saling bertanding, secara aturan wasit maupun hakim garis harusnya dari negara netral.
Nyatanya dalam laga tersebut Ben Lane/Sean Vendy dianggap telah diuntungkan karena Ahsan/Hendra sempat dianggap melakukan 11 kali pelanggaran, meski pada akhirnya berhasil menang.