Mulai Khawatir dengan Lawan-lawannya, Pelatih Buat Rencana Ini untuk Kento Momota

Sabtu, 3 April 2021 01:28 WIB
Penulis: Shella Aisiyah Diva | Editor: Subhan Wirawan
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Mulai mengkhawatirkan soal lawan-lawannya, ini rencana pelatih tunggal putra Jepang, Yosuke Nakanishi untuk pebulutangkis peringkat satu dunia Kento Momota. Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Mulai mengkhawatirkan soal lawan-lawannya, ini rencana pelatih tunggal putra Jepang, Yosuke Nakanishi untuk pebulutangkis peringkat satu dunia Kento Momota.

INDOSPORT.COM - Mulai mengkhawatirkan soal lawan-lawannya, ini rencana pelatih tunggal putra Jepang, Yosuke Nakanishi untuk pebulutangkis peringkat satu dunia yakni Kento Momota.

Pebulutangkis Kento Momota diketahui meraih hasil minor di kompetisi All England 2021, yang merupakan turnamen come back perdananya setelah absen lebih dari setahun di kompetisi internasional.

Pada kompetisi All England 2021, pebulutangkis Kento Momota diketahui mencapai perempat final usai dikalahkan Lee Zii Jia dalam pertandingan straight games dengan skor 16-21, 19-21, Jumat (19/03/21) di Arena Birmingham, Inggris.

Disebut oleh Nakishi, salah satu hal yang menyebabkan wakil Jepang, Kento Momota tumbang di perempat final All England 2021 adalah karena lawan-lawannya sudah mengetahui gaya bermainnya.

Diketahui lawan-lawan Kento Momota seperti Viktor Axelsen, Shi Yu Qi, Anthony Ginting, Lee Zii Jia, Anders Antonsen sudah menemukan taktik baru untuk mengatasi gaya bermain rally yang kerap diperagakan oleh wakil Jepang.

Menurut Nakishi lawan Kento Momota, seperti Anthony Ginting, Viktor Axelsen, Shi Yu Qi, Anthony Ginting, Lee Zii Jia hingga Anders Antonsen, sudah lebih berkonsentrasi untuk bermain dengan rally singkat dan serangan yang cepat di gim pertama ketika energi fisiknya masih berada di level terbaik.

Itulah yang nantinya akan menjadi tantangan untuk  Nakanishi dan Kento Momota dalam tiga bulan ke depan, untuk bisa mengatasi perlawanan dari lawan-lawannya yang kini sudah paham dengan gaya bermain wakil Jepang.

“Kami harus bermain melawan mereka dengan kecepatan yang lebih tinggi, apakah kami menyerang atau bertahan. Saya pikir tantangannya adalah mengubah rencana permainan sehingga kami dapat mengambil inisiatif dalam rally bahkan saat ada kecepatan,” ujar Nakanishi dikutip dari Yahoo yang disadur dari 360badminton.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
33%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
33%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
33%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%