Sukses di 2021, Ganda Putra Malaysia: Apakah Ini Mimpi?

Selasa, 5 Oktober 2021 21:08 WIB
Penulis: Maria Valentine | Editor:
© Shi Tang/Getty Images
Aaron Chia dan Soh Wooi Yik Copyright: © Shi Tang/Getty Images
Aaron Chia dan Soh Wooi Yik

INDOSPORT.COM – Tahun 2021 menjadi era yang membanggakan untuk bulutangkis Malaysia. Setelah ganda putra Aaron Chia/Soh Wooi Yik membawa pulang medali perunggu dari Olimpiade Tokyo 2020, tim Malaysia pun mencapai semifinal Piala Sudirman 2021.

Tak heran jika salah satu pemainnya yakni Soh Wooi Yik, girang luar biasa. Ia pun mengunggah foto ‘selebrasi’ melalui akun Instagramnya dengan pose yang lucu.

Sambil berkalungkan medali perunggu Piala Sudirman, Soh berfoto di atas tempat tidur sambil memejamkan mata. Ia merasa seakan torehan prestasinya cuma mimpi tapi sanggup diwujudkan menjadi kenyataan.

"Apakah ini mimpi? Ya, ini mimpi yang menjadi kenyataan," tulisnya dalam caption.

“Momen ini dan tahun ini adalah waktu yang tidak akan pernah saya lupakan dalam karir bulutangkis saya. Dari medali perunggu di Olimpiade hingga medali perunggu di Piala Sudirman, saya memiliki pengalaman paling berarti dalam hidup saya dan tidak menyerah bahwa saya mimpi akan menjadi kenyataan,” lanjutnya.

Pemain berusia 23 tahun ini mengungkapkan, ia sebetulnya menggemari olahraga basket saat masih kecil. Namun ia justru malah sukses di olahraga tepok bulu.

“Saya melihat idola saya bermain di televisi ketika saya masih kecil. Bermain basket adalah suatu bentuk kesenangan, tetapi saya tidak berharap untuk berdiri di atas panggung kesuksesan hari ini,” katanya.

“Tentu saja, terima kasih kepada tim dan pendukung Malaysia atas dukungan mereka yang tak tergoyahkan untuk kami. Sorakan Anda juga menjadi motivasi kami.”

Setelah Piala Sudirman 2021, tim Malaysia dan negara-negara lainnya akan segera berjuang di Piala Thomas dan Uber 2020 yang berlangsung di Aarhus, Denmark. Turnamen ini akan berlangsung 9-17 Oktober mendatang.

“Selepas Piala Sudirman, kami pastinya berani dan lebih berani sekaligus berusaha keras untuk membanggakan negara," tutup Soh Wooi Yik.