Dibantai dengan Skor 1-21, Pebulutangkis Nigeria Sampaikan Pesan Menyentuh

Senin, 13 Desember 2021 16:55 WIB
Penulis: Nadya Riska Nurlutfianti | Editor: Indra Citra Sena
© Olympics
Pebulutangkis tunggal putra Nigeria, Anuoluwapo Juwon Opeyori. Copyright: © Olympics
Pebulutangkis tunggal putra Nigeria, Anuoluwapo Juwon Opeyori.

INDOSPORT.COM – Pebulutangkis Nigeria, Anuoluwapo Juwon Opeyori memberikan pesan menyentuh usai dibantai dengan skor 21-1 di ajang Kejuaraan Dunia 2021.

Pertandingan antara Koki Watanabe (Jepang) vs Anuoluwapo Juwon Opeyori (Nigeria) menjadi sorotan di babak 64 besar Kejuaraan Dunia 2021, Minggu (12/12/21).

Laga tersebut menarik perhatian karena skor akhir yang tak biasa, yakni 21-11 dan 21-1 di laga yang berlangsung selama 33 menit.

Opeyori memang mampu tampil apik dan memberikan perlawanan pada Koki Watanabe dengan skor 11-21. Namun berbeda saat di gim kedua.

Pengalaman memang membuktikan segalanya, tak biasa bermain melawan pemain papan atas yang tentu jam terbangnya sudah mumpuni, Opeyori tak mampu mengimbangi Koki.

Anuoluwapo Juwon Opeyori tak bisa memberikan perlawanan maksimal, dan bahkan membuatnya keteteran sehingga tak bisa mencetak satu poin pun dan skor menjadi 0-20 sebelum laga berakhir.

Pebulutangkis peringkat 127 dunia itu kemudian kelelahan dan terduduk di lapangan sambil memanggil tim medis. Namun bukan berarti atlet asal Nigeria itu memutuskan untuk retired atau mundur.

Semangat juangnya pun tak padam, hingga akhirnya ia bisa mencetak 1 poin dan skor akhir menjadi 21-1 yang tentu menjadi pengalaman berharga baginya.

“Rekan dan pelatih saya, Godwin Olofua mengatakan bahwa skor 20-20 sama dengan 20-20 untuk kami berdua. Siapapun bisa memenangkan laga, dan saya seperti yang memenangi pertandingan,” ucap Anuoluwapo Juwon Opeyori.

“Tak pernah terpikirkan oleh saya untuk mundur dengan skor 20-0. Saya hanya memiliki tujuan mengambil pelajarannya, saya tahu bahwa jika saya mencoba 99 kali, saya akan berhasil sekali,” tambahnya pasca laga Kejuaraan Dunia 2021, dilansir dari BWF.