Suksesor Rexy Mainaky yang Juga Peramu Ganda Putri Top Malaysia Gabung Filipina

Kamis, 3 Februari 2022 17:38 WIB
Penulis: Miranti | Editor: Isman Fadil
Mantan pelatih ganda putri sekaligus suksesor Rexy Mainaky di Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), Rosman Razak, kini telah bergabung di pelatnas Filipina.

INDOSPORT.COM – Mantan pelatih ganda putri sekaligus suksesor Rexy Mainaky di Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), Rosman Razak, kini telah bergabung di pelatnas Filipina.

Perlu diketahui, seperti halnya saat Rexy Mainaky sukses menelurkan bakat para pemain ganda putri di BAM pada masa jabatan 2005-2012,  Rosman Razak pun demikian sama.

Rosman Rozak adalah mantan pelatih ganda putri BAM. Dari tangannya, banyak pebulutangkis ganda putri Malaysia mampu menembus persaingan papan atas dunia.

Seperti halnya Tan Pearly /Thinaah Muralitharan yang saat ini bertengger di peringkat 15 dunia, hingga pernah membawa duet Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean menembus peringkat 12 dunia.

Sayangnya pada akhir tahun 2020 lalu, kontraknya tidak lagi diperbarui BAM. Jabatannya saat itu  digantikan oleh Chan Chong Ming, yang saat ini juga mengundurkan diri.

Melansir laman New Straits Time,  Rosman Razak saat ini telah hijrah ke Filipina untuk menjabat sebagai kepala pelatih di Asosiasi Bulu Tangkis Filipina.

Mulanya, Rosman Razak sudah didekati oleh Filipina sejak awal 2021 lalu. Namun suksesor Rexy Mainaky tersebut baru berpindah ke Negeri Tagalog pada September 2021.

“Sebenarnya saya sudah didekati oleh Asosiasi Bulu Tangkis sejak awal tahun lalu. Namun karena sempat ada pembatasan Covid-19 yang ketat, kami belum bisa meneken kontrak” kata Rosman Razak.

Rosman Razak dikontrak Asosiasi Bulu Tangkis Filipina sampai Olimpiade Paris 2024. Filipina sendiri bukan pertama kali ini saja merekrut pelatih dari luar.

Sebelum Rosman Razak, Filipina pernah mendatangkan Rexy Mainaky selama setahun pada tahun 2012 lalu. Selain itu Filipina pernah mendatangkan Paulus Firman pada 2014-2018, serta Minarti Timur.

Hal itu tentu menjadi salah satu bukti keseriusan Filipina untuk terus berupaya mengembangkan cabang olahraga bulutangkis di sana.