Bak Bumerang, Wimbledon Diprotes Sana-sini karena Ingin Boikot Petenis Rusia

Kamis, 21 April 2022 21:11 WIB
Penulis: Aji Prakoso | Editor: Nugrahenny Putri Untari
© REUTERS/Mike Segar
Novak Djokovic turut mengomentari larangan Wimbledon terhadap pemain Rusia dan Belarusia. Foto: REUTERS/Mike Segar. Copyright: © REUTERS/Mike Segar
Novak Djokovic turut mengomentari larangan Wimbledon terhadap pemain Rusia dan Belarusia. Foto: REUTERS/Mike Segar.
Djokovic Turut Sindir Pihak Wimbledon

Superstar Serbia, Novak Djokovic, melontarkan kritikan kepada penyelenggara yang melarang petenis Rusia dan Belarusia bertanding di Wimbledon 2022.

Pada Rabu (20/04/22), Djokovic menyebut Wimbledon 2022 membuat keputusan gila terkait larangan petenis Rusia dan Belarusia ke turnamen tahun ini karena invasi ke Ukraina.

Pemenang 20 gelar Grand Slam tersebut secara terang-terangan memang menyatakan tidak setuju dengan invasi Rusia ke Ukraina, namun atlet bertanding adalah sebuah ketidakadilan.

“Saya akan selalu mengutuk perang, saya tidak akan pernah mendukung perang karena saya sendiri adalah anak korban perang,” ujar Djokovic saat diwawancarai usai pertandingan ATP di Belgrade, dilansir dari France 24.

Apalagi, Djokovic dulu juga anak yang dibesarkan dalam situasi perang, sehingga ia tahu betul rasanya jadi korban seperti Daniil Medvedev dan rekan-rekannya yang lain.

Baca selengkapnya:Petenis Rusia Dilarang Bertanding di Wimbledon, Djokovic: Gila Aja, Ngaco!