In-depth

Termasuk Liliyana Natsir, Ini 3 Playmaker Ganda Campuran Terbaik Milik Indonesia

Kamis, 17 November 2022 10:01 WIB
Penulis: Martini | Editor: Subhan Wirawan
© Ratno Prasetyo/INDOSPORT
Vita Marissa mengembalikan shuttle cock ke arah pasangan Shinta Mulia Sari dan Lei Yao dari Singapura. Vita/Shendy kalah dengan angka 22-20, 7-21, 25-23 setelah tiga set yang berlangsung seru pada pertandingan BCA Indonesia Open 2014 (19/06/14).  Copyright: © Ratno Prasetyo/INDOSPORT
Vita Marissa mengembalikan shuttle cock ke arah pasangan Shinta Mulia Sari dan Lei Yao dari Singapura. Vita/Shendy kalah dengan angka 22-20, 7-21, 25-23 setelah tiga set yang berlangsung seru pada pertandingan BCA Indonesia Open 2014 (19/06/14).
1. Vita Marissa

Vita Marissa adalah salah satu playmaker terbaik pada masanya. Ia bisa dipasangkan dengan siapa saja, dan tetap sama kuatnya, sehingga ia menorehkan banyak prestasi.

Vita Marissa pernah dipasangkan dengan sosok Sigit Budiarto, Tri Kusharjanto, Nova Widianto, Alvent Yulianto, Flandy Limpele, Tony Gunawan, juga Hendra Setiawan.

Di akhir masa kejayaannya, Vita Marissa juga pernah dipasangkan dengan sosok Praveen Jordan hingga Muhammad Rijal.

Salah satu pencapaian terbaik Vita Marissa adalah meraih medali emas Kejuaraan Asia 2008 bersama Nova Widianto, dan di tahun 2013 saat menjadi partner Flandy Limpele.

Kini, Vita Marissa didapuk sebagai pelatih ganda di PB Djarum, dan salah satu prestasi yang ia raih adalah membawa Dejan/Gloria menjuarai sejumlah ajang di tahun 2022.

2. Liliyana Natsir

Berada di era yang sama dengan Vita Marissa, tidak membuat Liliyana Natsir tenggelam. Mereka justru bersama-sama berkembang hingga jadi playmaker terbaik.

Liliyana Natsir pernah berpasangan dengan Nova Widianto, Markis Kido, Muhammad Rijal, Praveen Jordan, dan Tontowi Ahmad.

Salah satu pencapaian terbesar Liliyana Natsir yakni meraih medali emas Olimpiade Rio 2016, sebagai partner Tontowi Ahmad.

Sebelumnya, Liliana juga menyabet medali perak Olimpiade Beijing 2008, saat menjadi pasangan Nova Widianto, yang kini didapuk sebagai pelatih ganda campuran Pelatnas. 

Alih-alih menyusul menjadi pelatih, Liliana Natsir memilih untuk menggeluti bisnis dan sesekali mendampingi pemain di PB Djarum.