Jelang Malaysia Open 2023, Nova Widianto Bandingkan Kekuatan Ganda Campuran Indonesia dan Malaysia

Senin, 26 Desember 2022 19:25 WIB
Penulis: Nadia Riska Nurlutfianti | Editor: Indra Citra Sena
© HUMAS PBSI
Jelang Malaysia Open 2023, Nova Widianto Bandingkan Kekuatan Ganda Campuran Indonesia dan Malaysia Copyright: © HUMAS PBSI
Jelang Malaysia Open 2023, Nova Widianto Bandingkan Kekuatan Ganda Campuran Indonesia dan Malaysia

INDOSPORT.COMNova Widianto membandingkan kekuatan ganda campuran Indonesia dan Malaysia, usai resmi hengkang dari PBSI ke BAM jelang Malaysia Open 2023.

Nova Widianto kini telah resmi menyandang status sebagai pelatih ganda campuran di Pelatnas Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM) pada Rabu (21/12/22).

Mantan pelatih ganda campuran PBSI itu kontrak dengan durasi dua tahun, dan baru akan menjalani tugas barunya di BAM pada Januari 2023 nanti.

Nova sendiri secara blak-blakan mengatakan bahwa keputusannya bergabung dengan BAM adalah keputusan yang tepat, karena dirinya percaya dengan kemampuan dan potensi para pemain Negeri Jiran.

Keyakinan Nova semakin bertambah karena dirinya menyaksikan sendiri keberhasilan para pemain Malaysia di bawah kepemimpinan Rexy Mainaky selaku Direktur Kepelatihan Ganda BAM, termasuk Aaron Chia/Soh Wooi Yik menjadi juara di Kejuaraan Dunia 2022.

Nova Widianto juga membandingkan kekuatan ganda campuran Indonesia dengan Malaysia, jelang tugas pertamanya di Malaysia Open 2023 nanti.

Pelatih berusia 45 tahun itu menilai bahwa sejatinya potensi pemain Indonesia dengan Malaysia hampir mirip, serta memiliki rasa percaya diri yang tinggi.

“Pemain ganda campuran di Malaysia dan Indonesia itu mirip, mereka masih muda, peringkatnya bagus, profesional dan banyak potensi,” kata Nova.

“Saat pemain dalam status bagus dan percaya diri, saya juga menjadi percaya diri,” tambahnya, dilansir dari Bernama.

Lebih lanjut, dirinya semakin yakin hengkang ke BAM setelah Rexy Mainaky memberitahu soal potensi pemain Negeri Jiran, yang akan mulai ia asuh jelang Malaysia Open 2023.