Ganas Juara di All England, Fajar/Rian Tancap Gas ke Paris Hadiri Pernikahan Kevin-Valencia

Rabu, 22 Maret 2023 17:36 WIB
Penulis: Serly Putri Jumbadi | Editor: Isman Fadil
© Reuters/Andrew Boyers
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan usai final All England 2023. (Foto: Reuters/Andrew Boyers) Copyright: © Reuters/Andrew Boyers
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan usai final All England 2023. (Foto: Reuters/Andrew Boyers)
Dominasi Ganda Putra di All England

Selain berita kebahagiaan pernikahan Kevin Sanjaya dan Valencia Tanoe, kabar bahagia lainnya adalah dominasi kuat ganda putra Indonesia di All England.

Ya, dalam dua edisi All England, ganda putra Indonesia sukses menciptakan all Indonesian final secara back to back yakni pada 2022 dan 2023.

Pada edisi 2022 tercipta momen all Indonesian final yang mempertemukan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan vs Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri.

Sementara di 2023, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto selaku ganda putra nomor satu dunia kembali memupus impian The Daddies naik podium tertinggi.

Meski kalah di final, Ahsan/Hendra menunjukkan performa yang patut diacungi jempol. Pasalnya, meski Ahsan diterpa cedera, The Daddies mampu menyelesaikan pertandingan dengan baik.

Tentu, hal ini menjadi prestasi tertinggi Fajar/Rian. Di mana pada edisi sebelumnya, ganda putra Indonesia ini takluk di babak pertama dari Leo/Daniel.

Tak hanya itu, sebelum berlaga di All England, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto juga sukses menyabet gelar pertama di super 1000 yakni Malaysia Open.

Sekadar informasi, sebelumnya, mantan ganda putra nomor satu dunia yakni Kevin Sanjaya/Marcus Gideon juga mengawali karier gemilangnya di All England.

Kevin/Marcus sukses meraih dua gelar beruntun pada edisi 2017 usai mengalahkan Liu Yuchen/Ou Xuanyi dan 2018 mengalahkan Mathias Boe/Carsten Mogensen.

Sementara itu, usia menghadiri pernikahan Kevin Sanjaya dan Valencia Tanoe, Fajar/Rian akan mengikuti turnamen Eropa selanjutnya yakni Spain Masters.

Sumber: YouTube Badminton Europe