Paceklik Usai Taufik Hidayat pada 2010 Silam, Bukti Indonesia Sulit di Canada Open?

Minggu, 9 Juli 2023 05:35 WIB
Penulis: Henrikus Ezra Rahardi | Editor: Deodatus Kresna Murti Bayu Aji
© Visual China Group via Getty Images
Taufik Hidayat (Indonesia) dan Lin Dan (China). Copyright: © Visual China Group via Getty Images
Taufik Hidayat (Indonesia) dan Lin Dan (China).

INDOSPORT.COM – Legenda bulutangkis Tanah Air, Taufik Hidayat menjadi bukti bahwa atlet Indonesia sulit bersaing di Canada Open usai menjadi satu-satunya peraih juara sejak 2010 silam.

Canada Open 2023 kini masih berlangsung, dengan Indonesia hanya memiliki satu wakil, yaitu Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Ahsan/Hendra sebenarnya mengawali langkah di Canada Open 2023 dengan mengalahkan pemain asal Amerika Serikat.

Selepas menekuk pasangan India, Khrisna Parasad Garaga/Vishnuvardhan Goud Panjala, Ahsan/Hendra kemudian takluk di tangan pasangan China Taipei.

Lee Yang/Wang Chi Lin menjadi sosok yang berhasil mengalahkan Ahsan/Hendra dengan skor 21-17 dan 21-13.

Di sisi lain, Indonesia memang sulit mendapatkan gelar di Canada Open, mengingat tak banyak pemain yang mampu menjadi juara.

Taufik Hidayat menjadi satu-satunya pemain yang mendapat gelar di Canada Open dan hingga kini belum bisa diulangi oleh pemain Indonesia.

Bahkan, perlu 16 tahun untuk membuat Indonesia memenangkan gelar di Canada Open, selepas Lioe Tiong Ping mendapatkannya pada 1994.

Di sisi lain, tunggal putra Indonesia juga sempat mendapatkan gelar di Canada Open, melalui usaha Fung Permadi.

Menilik rangkuman di Wikipedia, tak banyak pemain bulutangkis Indonesia yang meraih gelar di Canada Open.