x

Ini Makna Besar Bulutangkis untuk Taufik Hidayat

Sabtu, 25 April 2020 21:01 WIB
Penulis: Shella Aisiyah Diva | Editor: Arum Kusuma Dewi
Ini makna besar dunia bulutangkis bagi eks pebulutangkis sekaligus legenda tunggal putra Indonesia, Taufik Hidayat.

INDOSPORT.COM - Ini makna besar dunia bulutangkis bagi eks pebulutangkis sekaligus legenda tunggal putra Indonesia, Taufik Hidayat.

Taufik Hidayat dibesarkan dan tumbuh sebagai tunggal putra Indonesia terbaik di eranya. Berhasil meraih gelar perdananya di usia 17 tahun, nama eks pebulutangkis 38 tahun tersebut kian melejit seiring dengan perkembangan waktu.

Baca Juga
Baca Juga

Setiap mendengar bulutangkis Indonesia, nama Taufik Hdiayat-lah yang sangat melekat di hati para pecinta bulutangkis. Maka tak heran, jika suami dari Ami Gumelar ini abadi di hati para penggemarnya.

Meraih kesuksesan besar di dunia bulutangkis, Taufik Hidayat malah menganggap kalau dunia tepok bulu yang membesarkan namanya tersebut bukanlah bagian dari hidupnya.

"Bulutangkis bukan hidup saya. Ini sesuatu yang saya cintai. Ini adalah jembatan untuk mencapai apa yang ingin saya lakukan. Tapi begitu banyak pemain tidak bisa hidup dari itu," katanya.

"Saya bisa, jadi bagi saya itu adalah sarana untuk kehidupan yang lebih baik. Ini tentang mencari nafkah," ujar Taufik Hidayat dikutip dari media dnaindia.com.

Selepas berlalunya masa keemasan Taufik Hidayat, sektor tunggal putra masih belum bisa lagi mengulang era yang sama seperti apa yang dilakukan oleh eks pebulutangkis 38 tahun tersebut.

Bahkan, dua pebulutangkis tunggal putra Indonesia saat ini, yakni Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie masih sangat labil penampilannya.

Baca Juga
Baca Juga

Keduanya akan tampil sangat bagus ketika memang berada di puncak performa, tetapi akan tampil sangat jelek ketika mereka tidak berada dalam performa terbaik mereka.

Contohnya saja di Kejuaraan All England 2020 para Maret lalu di Arena Birmingham, Inggris, baik Anthony Ginting dan Jonatan Christie tidak ada yang berhasil melewati babak pertama. Semua kandas di awal babak.

Anthony Sinisuka GintingTaufik HidayatJonatan ChristieBulutangkisBerita OlahragaBerita SportBerita BulutangkisTim Bulutangkis Indonesia

Berita Terkini