x

India Kian Mengancam, Penakluk Jonatan Christie Pasang Target Tinggi Jelang Olimpiade 2024

Selasa, 11 Oktober 2022 18:15 WIB
Penulis: Miranti | Editor: Indra Citra Sena
Semakin mengerikannya India sebagai negara kuda hitam bulutangkis, membuat salah satu bintangnya, Sai Praneeth B, punya target tinggi jelang Olimpiade 2024.

INDOSPORT.COM – Semakin mengerikannya India sebagai negara kuda hitam bulutangkis, membuat salah satu bintangnya, Sai Praneeth B, punya target tinggi jelang Olimpiade 2024.

Sekadar diketahui, India saat ini menjadi salah satu negara yang memiliki perkembangan pesat di sektor bulutangkis. Bukti nyatanya, India tak lagi hanya mengandalkan PV Sindhu dan Saina Nehwal.

Baca Juga

Nama-nama seperti Lakshya Sen, Srikanth Kidambi, dan lain-lain baru saja mampu mencetak sejarah India dalam menggapai trofi kejuaraan badminton beregu putra Piala Thomas 2022.

Kemudian jika disisir dari kekuatan bulutangkis di level junior, India juga menetaskan para generasi baru penguasai badminton di masa depan.

Tasnim Mir, Anupama Upadhyaya, dan Unaati Hooda mampu menguasai lima besar ranking junior untuk sektor tunggal putri badminton.

Baca Juga

Dalam kengerian India sebagai kekuatan baru bulutangkis, tunggal putra mereka yang saat ini menempati ranking 39 dunia, Sai Praneeth, punya ambisi mengerikan di masa depan.

Penakluk Jonatan Christie tersebut kini memberikan sinyal ancaman kembali untuk melangkah demi selangkah, dan bangkit dari keterpurukan sejak 2019.

“Karier saya berada di piuncak sejak 2017. Saya berada di puncak permainan saya dan juga penuh percaya diri. Namun karena lokdown diberlakukan, seolah menjadi bencana besar bagi saya,” ucap Sai Praneeth melansir My Khel.

Baca Juga

Ya, memang 2019 bisa dibilang tahun gemilang bagi Sai Praneeth dalam kariernya di bulutangkis. Pada tahun itu, pebulutangkis berusia 30 tahun itu sukses menempati ranking 10 dunia tunggal putra.

Puncaknya, penakluk Jonatan Christie itu sukses menggapai perunggu Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019. Namun karena cedera dan pandemi Covid-19, performa Sai Praneeth anjok drastis sebelum dia bangkit pada 2022.


1. Bangkit Pada 2022

meski pelatihan bulutangkis sempat terhenti karena pandemi Covid-19, namun Sai Praneeth mampu menerjang segala rintangan demi kariernya di bulutangkis.

Lebih lanjut, meski pelatihan bulutangkis sempat terhenti karena pandemi Covid-19, namun Sai Praneeth mampu menerjang segala rintangan demi kariernya di bulutangkis.

“Latihan saya terhenti. Saya dulu pergi ke stadion, tetapi saya tidak akan memiliki partner sparring. Saya juga dalam keadaan bingung,” ucap Sai Praneeth.

Baca Juga

“Saya tidak tahu apakah saya harus berlatih atau mencari aman (saat pandemi). Namun saya akhirnya hanya duduk di rumah.

“Prioritas saya adalah kembali menembus ranking 25 besar dunia sedini mungkin. Saya harus melatih kebugaran saya agar saya bisa bermain di beberapa turnamen,” lanjut Sai Praneeth.

Atlet badminton kelahiran Hyderabad India tersebut mengaku bahwa misinya jelang Olimpiade 2024 itu pun mendapat motivasi dari keluarga.

Baca Juga

“Keluarga saya sangat membantu dan itu memotivasi saya untuk bermain lagi. Saya melihat anak saya, saya merasa lega dan bahagia,” lanjut penakluk Jonatan Christie itu.

Tahun ini, Sai Praneeth belum merengkuh gelar juara dalam turnamen bulutangkis internasional. Namun penampilannya sangat menjanjikan kala sejumlah pebulutangkis top dunia ditumbangkannya.

Hanya saja dia cukup berjaya di turnamen lokal di India. Atlet badminton yang menjuarai Singapore Open 2017 itu sukses menjadi juara mengalahkan sang junior, Mithun Manjunath.

Baca Juga

“Ini semua tentang kepercayaan diri. Tidak ada lagi yang lainnya. Kemenangan atas Prannoy HS di National Games, akan menjadi dorongan besar bagi saya untuk maju,” ucap penakluk Jonatan Christie.

Namun menjadi tantangan besar bagi Sai Praneeth apabila ingin bersaing dalam tiket kualifikasi Olimpiade 2024. Karena India pun memiliki sejumlah tunggal putra menjanjikan.


2. Penerus PV Sindhu Kuasai Ranking Junior

Sektor tunggal putri bulutangkis mulai menggeliat, seiring dengan munculnya para generasi muda penerus kejayaan Pusarla Venkata Sindhu dan Saina Nehwal.

Sektor tunggal putri bulutangkis mulai menggeliat, seiring dengan munculnya para generasi muda penerus kejayaan Pusarla Venkata Sindhu dan Saina Nehwal.

Penguasa sektor tunggal putri junior BWF belakangan ini ditempati oleh tiga atlet badminton asal India. Mereka adalah Anupama Upadhyaya (1), dan Tasnim Mir (2), dan Unnati Hooda (5).

Pada awalnya Tasnim Mir yang berusia 16 tahun sejak awal 2022 lalu memang menguasai puncak ranking. Namun per 6 September 2022,  namanya disalip sang kompatriot,  Anupama Upadhyaya.

Menjadi salah satu  anak didik pelatih asal Indonesia, Edwin iriawan, Tasnim Mir mampu merebut gelar juara pada 2021, seperti Belgian Junior 2021, Alpes International 2021, dan Apacs Bulgarian Open 2021.

Begitupun dengan Anupama Upadhyaya yang mentereng menjuarai Polish Open 2022,  semifinalis Syed Modi India International 2022,  juara Uganda Junior International 2022, dan lain-lain.

Baca selengkapnya:Hati-hati Indonesia! Tunggal Putri Penerus PV Sindhu Silih Berganti Kuasai Ranking Junior

 

IndiaOlimpiade 2024BulutangkisSai PraneethBerita BulutangkisOlimpiade Paris 2024

Berita Terkini