x

Anastasia Russkikh, si Cantik Rusia yang Pernah Gandeng 2 Pebulutangkis Gacor Indonesia

Minggu, 11 Desember 2022 16:54 WIB
Penulis: Miranti | Editor: Nugrahenny Putri Untari
Sosok Anastasia Russkikh memang menjadi sorotan selama masih berkarier sebagai pebulutangkis, utamanya saat sukses gandeng Hendra Setiawan dan Flandy Limpele. Foto: Lars Ronbog/FrontzoneSport via Getty Images.

INDOSPORT.COM – Sosok Anastasia Russkikh memang menjadi sorotan selama masih berkarier sebagai pebulutangkis, utamanya saat sukses gandeng Hendra Setiawan dan Flandy Limpele.

Anastasia Russkikh, mantan pebulutangkis sal Rusia tersebut lahir pada 20 Mei 1983. Sejak kecil dia sudah menggemari bidang yang pada akhirnya menjadi profesi yang serius digeluti.

Bermain dari klub ke klub, Anastasia Russkikh sukses menjadi tumpuan di sektor ganda putri dan ganda campuran negaranya.

Dia pernah memenangkan medali perak Kejuaraan Bulutangkis Eropa 2010 dengan pasangannya di ganda putri, Petya Nedelcheva.

Puncaknya, duet ganda putri Anastasia Russkikh/Petya Nedelcheva pernah menduduki ranking tiga dunia pada 2 Desember 2010.

Baca Juga

Sementara di sektor ganda campuran, Anastasia Russkikh memiliki pergantian pasangan yang cukup menarik sepanjang karierya.

Pada tahun 1999 lalu, dia pernah menggandeng Kelvin Hall untuk menyabet medali perunggu Kejuaraan Bulutangkis Eropa.

Baca Juga

Karena kariernya tak berkembang dengan pasangan lama, Anastasia Russkikh pada tahun 2010 kemudian menggandeng Hendra Setiawan yang saat itu baru memutuskan jadi pemain independen.

Anastasia Russkikh pun juga menggandeng pebulutangkis Indonesia lainnya, Flandy Limpele. Bisa menggandeng dua pebulutangkis Indonesia sekaligus, ia pun langsung jadi sorotan.

Lantas, bagaimana membandingkan kiprah Anastasia Russkikh bersama dua pebulutangkis Indonesia tersebut?  Selengkapnya di halaman kedua.

Baca Juga

1. Prestasi dengan Hendra Setiawan

Anastasia Russkikh juga pernah berpartner dengan Hendra Setiawan. Foto: Lars Ronbog/FrontzoneSport via Getty Images.

Hendra Setiawan/Anastasia Russkikh melakukan debut di Singapore Open 2010 yang kemudian kemudian berakhir gagal di babak kualifikasi.

Saat itu pasangan gado-gado Indonesia/Rusia tersebut kandas dari Tontowi Ahmad/Greysia Polii dengan tiga game, 18-21, 21-16, 18-21.

Sampai akhirnya Hendra Setiawan/Anastasia Russkikh mulai mendapatkan sorotan ketika mereka bisa mencapai babak final Indonesia Open 2010 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta.

Namun sayangnya, mereka gagal naik podium satu setelah di final takluk dari pebulutangkis Polandia, Robert Mateusiak/nadiezda Zieba dengan skor 18-21, 20-22.

Meksi gagal mendulang juara, namun Hendra Setiawan/Anastasia Russkikh terus bersama menjajal beberapa turnamen bulutangkis lain.

Baca Juga

Hanya saja, hasilnya terhitung lebih buruk dari apa yang mereka capai di Indonesia Open 2010. Seperti saat Hendra Setiawan/Anastasia Russkikh terdepak di 32 besar Japan Super Series dan Denmark Series 2010.

Hendra Setiawan/Anastasia Russkikh kemudian sempat bangkit dengan menjajaki babak perempat final French Super Series 2010, Korea Open 2011.

Baca Juga

Lika-liku berujung ketika Hendra Setiawan/Anastasia Russkikh bisa menembus semifinal turnamen bulutangkis All England 2011 dan Indonesia Open 2012.

Meskipun belum menggondol juara, namun duetnya dengan Hendra Setiawan harus diakui menjadi salah satu yang terbaik dalam sepanjang karier Anastasia Russkikh sebagai pebulutangkis.

Lalu bagaimana jika duet Hendra Setiawan/Anastasia Russkikh dibandingkan dengan Flandy Limpele/Anastasia Russkikh? lebih berprestasi mana?

Baca Juga

2. Prestasi dengan Flandy Limpele

Prestasi Anastasia Russkikh saat berpasangan dengan Flandy Limpele. Foto: Paul Gilham/Getty Images.

Sekitar setahun sebelum bersama Hendra Setiawan untuk debut di Singapore Open 2010, Anastasia Russkikh pernah menggandeng pebulutangkis Indonesia lainnya, Flandy Limpele.

Bersama Flandy Limpele, saat itu Anastasia Russkikh bisa meraih sukses dengan keluar sebagai jaura di turnamen BWF International Challenge, yakni White Nights 2009.

Duet Flandy Limpele/Anastasia Russkikh sukses menjadi juara setelah mengalahkan pebulutangkis asal Rusia, Vitalij Durkin/Nina Vislova di babak final.

Pencapaian tersebut juga bukan hasil yang didapatkan dengan instan oleh pasangan gado-gado Indonesia/Rusia tersebut.

Baca Juga

Karena sebelum turnamen tersebut, keduanya sudah beberapa kali mengalami kegagalan sebagai pasangan ganda campuran.

Flandy Limpele/Anastasia Russkikh mulai tersingkir di babak pertama Korean Super Series 2009, hingga paling baik adlah menembus German Open 2009 dan All England 2009.

Baca Juga

Buat Anastasia Russkikh, keberhasilannya bersama Flandy Limpele, sekaligus mengobati kegagalannya di sektor ganda putri pada turnamen bulutangkis yang sama, White Nights 2009.

Anastasia Russkikh melaju hingga final di sektor ganda putri bersama Anastasia Prokopenko. Demikian kilas balik perjalanan karier dari duet gado-gado Flandy Limpele/Anastasia Russkikh dan Flandy Limpele/Anastasia Russkikh.

Baca Juga
RusiaHendra SetiawanAnastasia RusskikhFlandy LimpeleBulutangkisBerita Bulutangkis

Berita Terkini