Keangkeran Stadion Anfield tak terasa lagi bagi tamu Liverpool, Udinese. Bahkan kini Anfield dianggap makin tak angker setelah Liverpool kalah 2-3 di Grup A Liga Europa.
Kemenangan klub Italia itu mempertegas bahwa klub manapun, bukan hanya klub lokal Inggris, bisa berpesta di Anfield. Sejak kompetisi musim ini bergulir, Liverpool dipaksa menelan kekalahan ketiga.
Sebelum takluk oleh Udinese, The Reds kalah dari Arsenal dan Manchester United di Liga Inggris. Squad Merseyside belum pernah menang di kandang dalam lima laga terakhir.
Dua gol Liverpool jadi milik Jonjo Shelvey pada menit 23 dan Luis Suarez (75). Tiga gol kemenangan Udinese oleh Antonio Di Natale (46), sundulan bunuh diri Sebastian Coates (70) dan Giovanni Pasquale (72).
Kekalahan ini mematok Liverpool di posisi ketiga Grup A Liga Europa, tertinggal 1 angka dari peringkat pertama Anji Makhachkala yang menang atas 2-0 Young Boys Bern. Posisi kedua milik Udinese.
"Kami dapat peringatan dan kami harus bekerja konstan. Saya frustrasi, meski tim bermain baik,” kata Pelatih Liverpool Brendan Rodgers seraya mengancam timnya untuk tampil stabil usai pesta 5-2 di Norwich.