Bermain di kandang Cagliari, Stadion Is Arenas, Napoli lebih sering tertekan. Statistik mencatat Partenopei Napoli kalah dalam penguasaan bola, 44 persen berbanding 56.
Tanpa Edinson Cavani dan Goran Pandev, Pelatih Napoli Walter Mazzarri memberi kepercayaan kepada striker muda Lorenzo Insigne. Selama 45 menit bagian pertama, Napoli kesulitan membongkar pertahanan Cagliari.
Lini tengah Rossoblu Cagliari lebih berfungsi dengan penguasaan bola lebih dominan. Bermain di hadapan pendukungnya, Rossoblu beberapa kali mengancam gawang Morgan De Sanctis, kiper Napoli.
Nene dan Daniele Conti bergantian memaksa De Sanctis bekerja lebih keras menjaga gawang. Namun tuan rumah tak kunjung mencetak gol.
Selanjutnya giliran Napoli hampir membungkam tuan rumah. Tendangan melengkung Insigne melewati bek Cagliari Lorenzo Ariaudo, namun terbentur tiang hingga keluar lapangan.
Tak ada gol tercipta hingga memasuki masa istirahat. Memasuki paruh kedua, Cagliari terus menggempur pertahanan tamu.
Saat larut dalam permainan menyerang, Napoli melihat kelengahan pertahanan Cagliari. Umpan Juan Zuniga tertuju ke Hamsik yang dengan sontekannya menaklukkan kiper Michael Agazzi, menit 72.
Sesudah gol Hamsik, tak ada lagi gol tercipta. Tambahan 3 angka membuat Napoli mengumpulkan 30 angka dan menempati posisi kedua atau tertinggal hanya 2 poin dari Juventus yang memimpin liga.