Deportivo Alcoyano, klub Divisi Ketiga Liga Spanyol, senang mengunjungi Estadio Santiago Bernabéu, markas Real Madrid. Alcoyano tetap optimistis meski kalah 1-4 pada laga pertama Copa del Rey.
Striker Alcoyano, Kiko Tortosa, memperlihatkan semangat tim dari Komunitas Valencia. Sekitar lima menit setelah kick-off, tembakan Tortosa mencobai kiper kedua Real Madrid, Antonio Adán.
Beberapa saat kemudian, di sisi seberang kiper Alcoyano ganti unjuk keterampilan. Antonio Murcia memamerkan gerak akrobatik untuk meninju bola dari tendangan voli Luka Modri?.
Real Madrid melakukan perubahan pada babak kedua. Hanya 10 menit masuk, gelandang sayap Ángel di María mencetak skor dari sudut sempit dan menjadi gol pembuka tuan rumah.
Pemain Alcoyano melancarkan protes keras karena menganggap Di María berada pada posisi offside. Tapi wasit malah mengganjar bek Javi Selvas dengan kartu kuning kedua atau kartu merah.
Kekurangan satu pemain, Alcoyano makin sulit menandingi Real. Satu menit sebelum pertandingan berakhir, José Callejón menyambut bola dari Mesut Özil dan mengubah skor menjadi 2-0.
Skor malah membesar sewaktu pertandingan sudah melewati waktu normal. Callejón bekerja sama dengan pencetak gol pertama, Di María, untuk memperkuat kemenangan Madrid, 3-0.
Secara total, Los Galacticos yang mengerahkan tim cadangan unggul 7-1 dari dua pertandingan babak 32 besar. Real berhak maju ke putaran 16 akhir Piala Raja Spanyol atau Copa del Rey.