Menyamai Espanyol, wakil lain dari komunitas Barcelona gagal di Piala Raja Spanyol. Mendatangi Valencia, klub dari Divisi Ketiga, Llagostera memainkan pertandingan tak sepadan.
Gol spektakuler seorang Valencia jadi ilustrasi tepat tentang perbandingan kekuatan. Tepat dari tengah lapangan, Adil Rami menendang keras bola langsung ke gawang Llagostera.
Kiper José Moragon terlambat bereaksi. Gol menit 15 meruntuhkan semangat Llagostera untuk mengejar ketinggalan setelah juga kalah 0-2 pada pertandingan pertama di Catalunya.
Hari Moragon makin memburuk karena mengalami cedera setelah berbenturan dengan Pablo Piatti. Kiper Llagostera bahkan tak sanggup terus menjaga gawang pada babak kedua.
Tapi pergantian kiper tidak membawa perubahan. Llagostera kebobolan lagi. Menit 58, Nélson Haedo Valdéz berebut dengan Rami untuk menyundul gol kedua bagi Valencia.
Menunggu selama 20 menit, Los Che Valencia melesatkan gol ketiga. Gelandang remaja 19 tahun Juan Bernat menendang gol perdananya di level senior untuk Tim Kelelawar.
Tapi selang lima menit, sarang kelelawar robek. Kiper Vicente Guaita gagal mencegah tendangan striker Nico Rubio dari dalam petak penalti untuk mengecilkan ketinggalan tamu.
Tambahan skor 3-1 menguatkan keunggulan Valencia atas Llagostera menjadi 5-1 setelah menang 2-0 pada laga pertama. Los Che maju ke putaran 16 akhir Piala Raja atau Copa del Rey.