Sir Alex Ferguson menyiapkan pesta dengan cermat. Sehari setelah merayakan usia ke-71, pelatih Manchester United mencari kado pribadi pada Tahun Baru 2013 kala mengunjungi Wigan Athletic.
Sir Alex memasangkan Javier ‘Chicharito’ Hernández dan Robin van Persie lagi. Duet Mexiko dan Belanda berbagi satu gol waktu MU menang 4-3 atas Newcastle United, sepekan sebelumnya.
Rencana Ferguson berjalan sempurna. Javier Hernández membuka skor untuk Man-United saat laga memasuki menit 35. Chicharito selalu tahu kapan berdiri tepat di depan gawang lawan.
Membereskan kegagalan tembakan Ashley Young, Chicharito Hernández menyambar bola blok kiper Wigan, Ali Al Habsi. Chicharito menenangkan penggemar MU saat Wayne Rooney masih cedera.
Dari pencetak gol, striker asal Mexiko berubah menjadi pengumpan. Menit 42, Chicharito memberi bola kepada tandemnya, Van Persie yang lantas menembak dari dalam area kiper Wigan.
Skor 2-0 mengantar MU memasuki masa istirahat dengan kepercayaan diri tinggi. Semangat Iblis Merah tetap terjaga pada babak kedua dengan kembali mendominasi pertandingan.
Javier Chicharito Hernández hampir menghasilkan gol keduanya pada awal babak. Tapi serbuannya belum berhasil dan mesti menunggu hingga keberuntungan menghampir lagi pada menit 64.
Berawal dari pelanggaran terhadap Rafael da Silva, United memperoleh tendangan bebas. Eksekusi Van Persie berhenti di kaki Chicharito yang lantas menghantamkan bola ke gawang Al Habsi.
Gol ke-8 striker pemakai nomor 14 menyemangati mitranya untuk menggandakan jumlah karyanya. Menit 88, Van Persie mempersembahkan gol ke-16 sebagai top scorer sementara Premier League.
Mendapat bola dari Danny Welbeck, Van Persie memasukkan gol ke-4 The Red Devils. MU menang 4-0 dan meraih 52 poin sebagai kado telat untuk Ferguson yang lahir pada 31 Desember 1941.