Duel dua tim Pemier League, West Ham United dan Manchester United, terasa seperti bukan laga di Piala FA. Dua klub menurunkan kombinasi squad utama dan cadangan saat tarung di kota London.
Berperingkat lebih baik di Liga Inggris, Man-United berusaha menekan West Ham. Serbuan cepat pada menit 23 berujung dengan asistensi Javier ‘Chicharito’ Hernandez untuk Tom Cleverley.
Dari sisi kiri pertahanan West Ham United, Chicharito mengirim bola jauh ke wilayah gawang Jussie Jaaskelainen. Cleverley melanjutkan dengan tembakan yang membuka skor 1-0 untuk Man-U.
Gol pertama MU mendapat sambutan meriah dari para pendukung, termasuk mantan pemainnya, David Beckham yang hadir di tribun VIP.
Tapi sebentar kemudian, West Ham membalas. Pemain baru yang kembali ke klub lamanya, Joe Cole, menginspirasi perlawanan WHU sesudah tim tuan rumah mendapat tendangan bebas.
Setelah bola berpindah ke berbagai arah, Cole melambungkan bola ke kerumunan pemain di depan gawang David de Gea. Bek James Collins memenangi duel udara, menyundulkan gol balasan.
Dengan pola hampir sama, tim penjamu The Hammers memukulkan gol lagi pada paruh kedua. WHU berbalik unggul setelah Cole kembali memberi bola lambung untuk tandukan Collins, menit 58.
Perbedaan hanya asal mula bola. Bila gol pertama berawal dari tendangan bebas, West Ham meraih skor keunggulan setelah sepak pojok tertuju kepada Cole yang lantas mengarahkan ke Collins.
Penonton di Boleyn Ground senang dan yakin West Ham akan menyingkirkan Iblis merah. Tapi tim Sam Allardyce menerima kejutan pahit saat kehilangan konsentrasi di ujung pertandingan.
Menit 90+1, Robin van Persie mengejar bola panjang dari Ryan Giggs. Serbuan Van Persie berakhir dengan gol penyama kedudukan yang menyelamatkan The Red Devils MU tergusur dari Piala FA.
Hasil imbang 2-2 juga berlaku untuk duel sesama klub Premier League, Bolton Wanderers dan Sunderland. Setelah pertandingan di Bolton, panitia belum menetapkan laga ulangan.