Dua klub minor metropolitan Madrid, Rayo Vallecano dan Getafe, mencoba rebut perhatian saat dunia menantikan gala Ballon d’Or 2012. Dua tim memainkan laga pekan 18 Liga Spanyol.
Selaku tuan rumah, Vallecano menguasai Stadion de Vallecas. Belum seperempat jam tanding, menit 14, striker Alhassane Bangoura mendobrakkan gol keras ke gawang Getafe sebagai pembuka skor.
Pemain berpanggilan Lass berusaha sendirian, menerobos dari sisi kanan pertahanan Getafe. Striker asal Guinea melewati tiga pemain sebelum menghunjamkan bola ke gawang kiper Miguel Moyá.
Setelah gol Lass Bangoura, Moyá berupaya keras menjaga gawangnya dari kebobolan lagi. Kiper Getafe mampu mencegah beberapa serbuan beruntun dari tembakan para pemain Vallecano.
Namun Moyá tak kuasa lagi menahan sesudah interval 14 menit kembali memberi keuntungan untuk Vallecano. Menit 28, Francisco Media alias Piti membuat Las Vallecas unggul 2-0.
Piti menendang bola lambung dari rekannya, Javi Fuego, untuk menghantamkan gol cerdik yang menyulitkan Getafe. Memimpin 2-0, Vallencano optimistis bisa menang lagi pada babak kedua.
Keyakinan Vallecas membesar pada bagian kedua pertandingan. Menit 52, Piti menendang gol keduanya setelah rekan-rekannya mengacaukan konsentrasi barisan belakang Getafe.
Tim tamu meraih gol pelipur rasa malu pada menit 65. Getafe mempertipis skor setelah sundulan Paco Alcácer menembus gawang Vallecano sesudah El Geta mendapat sepak pojok.
Skor 3-1 memberi dampak beda bagi dua tim metropolitan Madrid. Vallecano naik ke peringkat 7 dengan koleksi 28 poin, Getafe tertahan di urutan 10 dengan tetap menyimpan 24 angka.