Mesir memegang rekor sebagai negara paling sering juara Piala Afrika. Negeri Egypt mengumpulkan 7 trofi, termasuk kala mengalahkan Ghana, 1-0 di final, pada pementasan terakhir di Angola 2010.
Tapi Mesir jatuh di kaki Ghana generasi baru. Menit 18, penonton di Sheikh Zayed Sports City, Abu Dhabi, melihat gol pembuka skor berupa sundulan gelandang Emmanuel Agyemang-Badu.
Gol Ghana memperlihatkan kualitas tim berjuluk The Black Stars. Pelatih Kwesi Appiah membentuk squad Piala Afrika 2013 dengan mengandalkan para pemain dari klub-klub internasional.
Sesudah kebobolan, kerugian Mesir makin besar setelah gelandang Omar Gaber gagal mendapat penalti. Wasit menilai, Gaber melakukan tipuan seolah mengalami pelanggaran oleh John Boye.
Pemain lain, striker Al Sayed Hamdy tidak berhasil mencetak gol karena kiper Fatua Dauda dapat menyelamatkan gawang Ghana, menit 38. Pelatih Mesir, Bob Bradley, menelan kekecewaan.
Kembali dari ruang istirahat, Mesir kebobolan lagi. Menit 54, Kwadwo Asamoah melakukan trik cerdik untuk Ghana. Pemain asal Juventus membagi bola hingga Richmond Boakye mencetak gol.
Ghana hampir memperbesar keunggulan dan Agyemang-Badu mendekati gol keduanya. Tapi tandukan gelandang Udinese terhalang oleh penyelamatan Omar Gaber.
Skor berubah lagi saat pertandingan mendekati akhir. Menit 83, pemain senior Asamoah Gyan melengkapi kemenangan Ghana, 3-0, setelah menerima bola dari rekannya, Christian Atsu.
Final 2010 tidak terulang. Ghana membalas kekalahan 0-1 dengan skor 3-0 terhadap pasukan Piramida Mesir menjelang Piala Afrika 2013 di Afrika Selatan, 19 Januari sampai 10 Februari.