Markus Siap Tes DNA

Bantah Punya Anak dari Kiki

Senin, 14 Januari 2013 13:57 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Dalam sidang perdana di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Markus dalam gugatan mengaku tidak memiliki anak dari bintang film Tragedi Penerbangan 574 tersebut.

"Dalam gugatan, Markus tidak punya anak. Itu jelas disebutkan," kata kuasa hukum Markus, Sangap Surbakti di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Senin (14/01).

Sangap menegaskan Markus siap bila harus menjalani tes DNA untuk membantah klaim Kiki bahwa selama ini bahwa keduanya sudah punya anak.

"Bila ada tes DNA, dia (Markus) siap. Sebenarnya itu yang membuat gundah keluarga besar," tegas Sangap.

Pernyataan kubu Markus sangat mengejutkan karena selama ini pasangan ini punya seorang anak bernama Alif berusia delapan bulan. Keduanya menikah pada 27 November 2010.

Sebelum masuk pengadilan, Sangap menyatakan kedua kubu sudah berupaya melakukan upaya rujuk lewat keluarga besar.

“Sebenarnya sudah dimulai dari pertengahan 2012, komunikasi Markus ke Kiki. Cuma ya tidak ada respons yang positif, Kiki sempat menjanjikan menggugat cerai. Tapi enggak ada hasil apa-apa, tawaran solusi lain juga enggak ada," kata Sangap.

"Yang jelas apa yang disyaratkan dalam UU Perkawinan itu salah satunya. UU menyebutkan sebab-sebab timbul perceraian. Proses untuk mencari kata damai udah dari jauh hari, tapi belum berhasil," kata Mangapul Silalahi, rekan Sangap.

Tak kunjung menemui titik temu dan pihak keluarga juga minta kejelasan hubungan keduanya hingga Markus melayangkan gugatan cerai.

"Keluarga besar Markus juga mempertanyakan. Itu yang membuat Markus bulat tekad menggugat. Markus sudah komunikasi sama Kiki dari Oktober by call, Markus sudah punya limit waktu, akhirnya tidak bisa dielakkan," tegas Mangapul.

Setelah tak lagi memperkuat Persib Bandung pada 2012, Markus menetap di Medan saat membela PSMS. Faktor kehidupan yang berpisah rumah membuat komunikasi makin susah.

Soal harta, kuasa hukum Kiki, Muhammad Mahdi, membantah soal pembagian harta.

"Dalam gugatan tidak ada bicara masalah harta. Artinya Markus tidak bicara masalah harta. Yang dia pikir hanya minta cerai saja. Tidak lain, tidak lebih, tidak kurang," ungkap Mahdi.