Babak pertama menghasilkan hanya satu gol untuk Internazionale Milano saat menjamu Bologna di Stadio Giuseppe Meazza. Menit 34, gelandang Fredy Guarín menendang keras untuk Internazionale.
Dari separuh lingkaran area petak penalti Bologna, Guarín mengecoh para pemain tamu. Tembakan gelandang asal Kolombia melesat ke tengah gawang, menembus usaha kiper Federico Agliardi.
Penonton tidak menduga pertandingan perdelapanfinal Piala Italia akan berjalan seru pada paruh kedua. Apalagi sesudah Inter menggandakan keunggulan dengan gol Rodrigo Palacio, menit 77.
Dari wilayah hampir sama dengan gol Guarín, Palacio memperdaya para pemain Bologna. Stiker asal Argentina melesatkan tendangan yang tertuju langsung ke gawang Agliardi. Skor 2-0 untuk Inter.
Interisti memperkirakan tim kesayangan mereka sudah menang tanpa gol balasan. Tapi sekitar 10 menit sebelum waktu normal selesai, Bologna mendapat kesempatan untuk menunda hasil akhir.
Menit 81, Alessandro Diamanti menjaga harapan Bologna dengan eksekusi free-kick sempurna. Dari luar area penalti, Diamanti memaku kiper Inter, Samir Handanovi?, dengan tendangan langsung.
Gol indah striker asli Italia menyemangati Bologna. Klub berjuluk Rossoblu bahkan memperoleh gol lagi dalam waktu tiga menit. Manolo Gabbiadini menyamakan kedudukan 2-2 pada menit 84.
Skor imbang membawa dua tim ke waktu tambahan 2x15 menit. Penentuan siapa menang dan lolos ke semifinal Piala Italia muncul pada paruh kedua sesudah Inter mendapat sepak pojok, menit 119.
Guarín melambungkan bola ke kerumunan pemain di depan gawang Bologna. Bek Andrea Ranocchia menyundul hingga tak ada pemain lain dapat menjangkau si kulit bulat yang masuk ke gawang.
Wasit menilai, kiper Agliardi jatuh bukan karena pelanggaran sengaja Esteban Cambiasso. Gol sah untuk Inter. Ranocchia jadi pahlawan Nerazzurri maju ke semifinal Coppa Italia dengan skor 3-2.