Rayakan Usia 29 Tahun

Robben Tunggu Guardiola

Rabu, 23 Januari 2013 21:18 WIB
Editor: Rawan Kurniawan
 Copyright:

Kabar penunjukan Pep Guardiola sebagai pelatih Bayern München musim 2013-2014 mengagetkan banyak pihak, termasuk pemain. Arjen Robben mengaku terkejut dengan pengumuman klubnya.

“Saya terkejut karena kejadiannya begitu cepat,” ucap Robben. “Sehari sebelum tanda tangan, saya baca dia mencari peluang bekerja di Premier League. Sehari kemudian dia teken kontrak di Bayern.”

Robben mungkin akan lebih kaget bila Guardiola sudah mulai melatih. Banyak pengamat menebak, Pep akan menyingkirkan para pemain bintang, termasuk sayap asal Belanda bernomor kostum 10.

Gaya main Robben yang individualis tak cocok dengan filosofi permainan Guardiola. Lahir pada 23 Januari 1984, gelandang bertinggi 181 cm sudah tua untuk beradaptasi dengan perubahan drastis.

Pada masa awal di Barcelona, Pep juga melepas bintang kawakan seperti Ronaldinho, Deco dan lalu Samuel Eto’o. Dia pun mungkin tidak mau buang waktu untuk mengajari Robben mengangkat muka.

Dengan kecepatan dan tekniknya, Robben sibuk menggiring bola sendirian dan berusaha membuat gol. Mantan pemain Chelsea dan Real Madrid bukan tipe pemain tim seperti Lionel Messi di Barça. 

Karakter The Robber juga jadi penyebab dia sulit bertahan di satu klub. Sejak memulai karier pro di Groningen, Robben tidak menetap lebih dari tiga musim di sebuah tim kecuali semasa di Chelsea.

Setelah tiga tahun di Chelsea dan juara Liga Inggris, Arjen pindah ke Real Madrid. Tapi dia kemudian juga pergi ke Bayern München sebelum kedatangan pelatihnya di The Blues Chelsea, Jose Mourinho.

Mendarat di Jerman, Robben melanjutkan sukses menjuarai liga di tiap klub yang dia bela, kecuali di Groningen. Musim 2012-2013, pemuda bertinggi 181 cm memasuki tahun keempatnya di München.

Kontrak The Robber Robben di Bayern berlaku sampai 2015 atau saat dia berusia 31. Tapi akankah sayap cepat Robben masuk skema utama Pep Guardiola yang meneken kerja sama hingga 2016?