Larangan Beraktivitas 22 Pemain

PSSI Buka Pintu Maaf

Minggu, 27 Januari 2013 17:40 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Sebelumnya PSSI menghukum 22 pemain dengan larangan tidak boleh beraktivitas selama enam bulan di sepakbola nasional dan membayar denda Rp100 juta.

PSSI menjatuhkan hukuman tersebut karena ke-22 pemain tidak memberi keterangan soal penolakan mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas) qualifikasi Piala Asia 2015.

“PSSI masih membuka kesempatan kepada semua pemain timnas untuk bergabung, walaupun pemain tersebut sudah disanksi,” ujar Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin, Minggu (27/01).

Sanksi merupakan perintah statuta. Bila ada pemain yang tidak mau bergabung maka PSSI berhak memberi sanksi.

“Ada waktu banding selama dua minggu. Tetapi apabila pemain mau bergabung mengikuti timnas, maka hukuman yang sudah diberikan akan ditinjau ulang,” jelas Djohar.

Pemain Persipura Bergabung

Pemain Persipura Jayapura Stevie Bonsapia memutuskan bergabung ke pelatnas Piala Asia 2015, padahal manajemen Persipura melarang pemainnya bergabung ke PSSI.

“Ini demi timnas dan saya berani mengambil risiko. Sekalipun banyak teman saya di Persipura bertanya kenapa memutuskan gabung ke timnas,” kata Stevie Bonsapia menegaskan komitmennya membela negara.

Stevie mengaku tidak terlalu lama untuk menjawab panggilan PSSI.

“Manajer timnas Mesak Manibor menghubungi saya, Rabu malam. Kami berbicara sekitar setengah jam, membahas kemungkinan saya bergabung. Saya baru memberi kepastian, Jumat,” ungkap Stevie.

Stevie bergabung dengan pemain lain di pelatnas, Sabtu malam. Kemarin sore, dia  langsung menjalani latihan di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara, Medan.

Sementara itu, pelatih Persipura Jacksen F Tiago mengaku belum mengetahui Stevie Bonsapia telah memperkuat timnas. Jacksen kehilangan Stevie sejak tiga hari lalu saat latihan Persipura.

"Kita belum tahu dia ke mana. Sudah tiga hari dia tidak mengikuti latihan. Dia juga tidak memberikan alasan mengapa tidak mengikuti latihan," tandas Jacksen.