Indonesia tidak menetapkan target saat melawan Yordania. Di Yordania, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menetapkan 23 pemain untuk menghadapi qualifikasi Piala Asia 2015.
"Tidak ada target. Saya hanya meminta kepada pelatih di Yordania bisa memaksimalkan pemain yang ada sehingga terbentuk skuad berisi 23 pemain yang berlaga di qualifikasi Piala Asia," kata penanggung jawab timnas Bernhard Limbong di Jakarta, Rabu (30/01/13).
PSSI memanggil 43 pemain dari kompetisi Liga Super, Liga Primer, pemain naturalisasi dan pemain terbaik yang lain. Namun hingga pelatnas di Medan berakhir, hanya 27 pemain yang bergabung.
Kecuali Stevie Bonsapia dari Persipura Jayapura, seluruh pemain dari Liga Super yang mendapat panggilan menolak bergabung karena mendapat larangan dari klub.
"Saya berterima kasih kepada para pemain yang sudah mengikuti pemusatan latihan di Medan. Sangat disayangkan pemain yang membela klub Liga Super tidak dapat memperkuat timnas," jelas Limbong.
Pelatnas qualifikasi Piala Asia 2015 bergulir sejak 06 Januari 2013. Selasa kemarin sore, 27 pemain meninggalkan pemusatan latihan di Medan, Sumatera Utara, untuk berangkat ke Jakarta.
Tiba di Jakarta, ke-27 pemain berangkat ke Yordania pada Rabu dini hari. Bila sesuai jadwal, Andik Vermansyah dan kawan-kawan tiba di Yordania pada Rabu pukul 06.00 WIB atau 10.00 pagi waktu setempat.
Tim menjalani latihan pemulihan pada Rabu sore dan Kamis pagi. Pertandingan persahabatan kontra Yordania berlangsung pada Kamis sore waktu lokal.
Yordania menjadi uji coba terakhir Merah Putih selama pelatnas. Selanjutnya Indonesia memulai perjalanan di Grup C qualifikasi Piala Asia 2015 saat melawan Irak pada 06 Februari mendatang.
Selain Irak, Indonesia bersaing dengan raksasa sepakbola Asia, yaitu Arab Saudi dan China, di grup c.