Rumah Real Madrid penuh, menyambut kedatangan Barcelona untuk keramaian berjudul El Clásico. Semua penasaran ingin melihat siapa lebih hebat, Cristiano Ronaldo cs atau Lionel Messi dkk.
Cristiano secepatnya melepaskan peluru psywar. Menit 1, pemain Portugal – yang menjabat kapten pada leg 1 semifinal Copa del Rey – menunjukkan ekspresi ambisius untuk menguak gol pertama.
Dengan ban tanda kapten di lengannya, Ronaldo mengeksekusi free-kick tapi gagal oleh kecekatan kiper Barcelona, José Manuel Pinto. Penonton sadar, duel klasik dua musuh lawas sudah mulai!
Sekitar 20 menit berlalu, aktor lain unjuk peran. Lionel Messi – yang mengalahkan Ronaldo dalam kontes Pemain Terbaik Dunia 2012 – juga mendapat kesempatan untuk melaksanakan free-kick.
Penonton serentak menghela nafas sesudah tendangan bebas Leo Messi menghantam mistar. Kiper baru Real, Diego López, selamat dari kebobolan oleh peraih rekor 4 Bola Emas secara beruntun.
Penyelamatan Pinto dan ancaman Messi menyemangati rekan-rekan untuk menandingi tuan rumah. Barcelona cepat mendapat kesempatan bagus lagi saat Cesc Fàbregas merebut bola di area gawang.
Fàbregas bergegas membagi bola kepada tandem seniornya, Xavi Hernández. Menit 23, Barça punya peluang untuk unggul tapi tembakan Xavi terhadang oleh Raphaël Varane di depan garis gawang.
Pendulum pertandingan terus berubah-ubah tempat dengan cepat. Tiga menit kemudian, giliran tim pemilik stadion mengancam tamu. Tapi tembakan striker Karim Benzema tak tepat sasaran.
Selepas istirahat, Real Madrid menerapkan strategi sama: ingin lekas mencetak gol. Namun seperti percobaan pertama, Benzema gagal lagi membidik gawang Barcelona pada awal babak kedua.
Barça malah melibas peluang emas. Tanpa terduga, Messi menyerobot bola dan para pemain Madrid terlambat menyadari bahwa Fàbregas berdiri bebas dan siap menaklukkan Diego López dengan gol.
Beberapa titik kesalahan Madrid terlihat. Gol pertama Barcelona, menit 49, menghukum kekacauan konsentrasi pemain Los Merengues yang seolah terlena sejenak hingga melupakan kehadiran Messi.
Tanpa kiper utama Iker Casillas yang cedera patah jempol tangan kiri, El Real ngeri saat El Barça terus mengajak tukar-menukar ancaman. Tamu hampir unggul lagi bila tendangan Pedro Rodríguez akurat.
Lapangan Bernabéu sudah sepenuhnya terbuka. Aksi saling serang terus berlangsung dan mencapai klimaks dengan pembalasan setimpal dari Real di gawang Barcelona, 10 menit sebelum laga selesai.
Mesut Özil melambungkan bola ke kerumunan pemain di depan gawang Pinto. Tiba-tiba Raphaël Varane menanduk keras dan memantulkan si kulit bulat yang mengecoh kiper spesialis La Copa.
Skor 1-1. Varane menjadi pahlawan Los Galacticos dari kekalahan di rumah sendiri. Gol menit 80 jadi hal penting untuk menghadapi persaingan panas dengan Blaugrana di semifinal Piala Raja Spanyol.
Leg 2 akan berlangsung di Camp Nou, kandang Barcelona, pekan depan. Dua tim pasti jeri dengan hasil seri dan siap mempertaruhkan semua persediaan terbaik untuk lolos ke final Copa del Rey.
Siapa nanti maju ke partai puncak? Semusim kemarin El Barça sampai di final dan menang 3-0 atas Athletic Bilbao. Dua tahun sebelumnya, Real Madrid jadi juara setelah menang 1-0 atas Barcelona!