Selepas seri 1-1 dengan rival Barcelona di leg 1 semifinal Piala Raja, Real Madrid keluar dari Estadio Santiago Bernabéu. Tim José Mourinho menemui Granada yang berusaha keluar zone relegasi.
Granada mengancam gawang Real Madrid yang kehilangan Iker Casillas karena cedera kena sepakan rekannya Álvaro Arbeloa, sepekan lalu. Arbeloa berusaha menebus dosa dengan jadi penyelamat.
Bertugas melindungi kiper baru Diego López, Arbeloa bisa membuang bola yang hampir bersarang di gawang timnya. Tapi sepak pojok telah menjelma ancaman nyata bagi tim juara bertahan La Liga.
Menit 21, peristiwa langka terjadi. Cristiano Ronaldo – yang butuh banyak gol untuk mengejar selisih 12 angka dari Lionel Messi di posisi top scorer – benar-benar membobol gawang tapi di sisi salah.
Penonton bersorak. Pendukung Granada gembira melihat kesialan Cristiano menjebol kiper Diego López yang baru bertugas di Primera División Liga Spanyol sejak pulang dari perantauan di Sevilla.
Ronaldo punya kesempatan hingga menit 90 untuk menebus kesalahannya. Tapi beberapa usahanya gagal dan tak bisa menyelamatkan Los Galacticos dari kekalahan ke-5 di La Liga musim 2012-2013.
Kekalahan tidak menurunkan Madrid dari peringkat 3 tapi mengurangi poin untuk naik ke urutan 2. Karim Benzema cs kini harus melihat dua rival, Atlético Madrid dan Barcelona, dari jarak jauh lagi.
Kemenangan 1-0 malah mengangkat Granada keluar dari wilayah degradasi dengan memiliki 23 poin. El Grana unggul 3 angka dari batas peringkat yang rawan penurunan ke divisi lebih rendah.