Nil meminta squad Garuda untuk memperbaiki organisasi permainan saat melawan Irak, Rabu (06/02/13). Duel di Uni Emirat Arab jadi partai pertama Indonesia di Grup C qualifikasi Piala Asia 2015.
"Menghadapi Irak, kita perlu konsentrasi. Mereka punya kualitas bagus, jadi kita harus waspada. Strategi yang baik akan menentukan," tegas Nilmaizar, Selasa (05/02/13).
Dalam beberapa latih tanding, Nil terus meminta pemain untuk memperbaiki organisasi permainan, termasuk memantapkan transisi dari bertahan ke formasi menyerang.
Irak tercatat sebagai juara Piala Asia 2007. Irak memiliki pemain yang mengandalkan kecepatan dan pergerakan sayap yang berkualitas.
"Pemain Irak punya kualitas bagus. Skema serangan mereka tertata rapi. Saat menyerang mereka mendapat dukungan dari bek sayap serta penyelesaian akhir bagus. Ini yang perlu diwaspadai," jelas Nil.
Soal keterbatasan stok pemain, khususnya di depan, Nil menyambut kedatangan Irfan Bachdim. Irfan menyusul bergabung ke tim usai mengurus kepindahan dari Persema ke Chonburi FC (Thailand).
Nil kemungkinan menurunkan formasi 4-4-1-1 dengan menetapkan Irfan sebagai penyerang tunggal.
"Siapa pun yang turun nanti harus tampil maksimal dan mengutamakan tim,” tegas Nil.
Kedatangan Irfan memberi Nil pilihan lain, setelah dalam beberapa uji coba hanya mengandalkan Mario Abeikop dan Agung Supriyanto di barisan depan.
Saat melawan Irak, Agung tak bisa bermain karena harus menjalani akumulasi kartu merah saat bertemu Singapura di Piala Asia U-22 pada 15 Juli 2012.