Kemenangan atas Persisam menempatkan Singo Edan Arema ke puncak Liga Super menggusur Mitra Kukar dan Gresik United. Arema punya nilai sama dengan Mitra dan Gresik, tapi unggul selisih gol.
Tiga gol Arema yang menekuk kiper Persisam Fauzi Toldo, dua berasal dari titik putih. Masing-masing oleh Greg Nwokolo pada menit 21 dan Keith Kayamba Gumbs pada menit 41.
Satu gol hasil karya Sunarto pada menit 34. Gol balasan Persisam yang menjebol gawang Kurnia Meiga juga dari titik penalti lewat sepakan Pierre Njanka pada menit 32.
Kedua tim harus bekerja keras menggerakkan bola karena sebagian lapangan tergenang air hujan. Hujan yang terus turun membuat lapangan licin sehingga benturan antarpemain sering terjadi.
Aliran bola yang tidak meluncur dengan baik membuat wasit Jerry Elli menghentikan pertandingan pada menit 12. Hasil kesepakatan dengan kedua kapten, pertandingan terhenti sekitar 29 menit.
Begitu pertandingan bergulir lagi, Arema bermain cepat dan ngotot. Hasilnya membuahkan hasil tendangan penalti karena tangan pemain Persisam Obiora menyentuh bola di kotak terlarang.
Greg Nwokolo yang menjadi eksekutor sukses membobol gawang Fauzi Toldo. Persisam membalas 11 menit kemudian juga dari titik penalti karena pemain Arema Munhar melanggar lawan.
Sunarto mencetak gol usai memaksimalkan bola muntah dari rebound dari tangan kiper Persisam Fauzi Toldo, sehingga skor berubah menjadi 2-1.
Empat menit menjelang turun minum, Arema kembali mendapat penalti karena pemain Persisam M Robby handsball. Tendangan Keith Kayamba Gumbs mengubah kedudukan menjadi 3-1.
Memasuki 45 menit babak kedua, Persisam memiliki banyak peluang, namun belum menambah pundi-pundi gol. Hingga wasit Jerry Elli mengakhiri pertandingan tidak ada lagi gol tercipta.