Setelah kalah oleh lawan masing-masing di semifinal, Mali dan Ghana beradu di perebutan tempat ketiga. Dua tim sudah bertemu di penyisihan Grup B dengan skor 1-0 untuk The Black Star Ghana.
Belajar dari pengalaman, Mali balik menekan Ghana. Menit 21, Mamadou Samassa menguak skor pertama. Striker klub Chievo Verona, Italia, menanduk bola silang bek sayap Adama Tamboura.
Mali melanjutkan keunggulan saat babak kedua berjalan tiga menit. Gelandang dan kapten Seydou Kéita memperbesar skor setelah mantan pemain Barcelona menendang dengan kaki kirinya.
Gol Kéita – yang kini pemain klub Dalian Aerbin, Liga China – hampir jadi pertunjukan terakhir. Tapi pada menit 58, Ghana memperoleh penalti setelah pemain Mali melakukan handball di area kiper.
Wakaso Mubarak gagal melaksananakan tugas dengan benar. Tendangan penalti gelandang klub Espanyol di Liga Spanyol melambung jauh dari sasaran gawang kiper Mali, Soumbeïla Diakité.
Ghana baru memperoleh gol pada menit 82. Tembakan pemain asal Juventus, Kwadwo Asamoah, meluncur deras ke gawang Mali. Tapi sisa waktu sudah terlalu sedikit untuk Asamoah cs mengejar.
Sinar harapan Black Stars benar-benar padam pada masa injury. Ghana jebol lagi dan menyerah 1-3 sesudah Sigamary Diarra memastikan tak ada ulangan laga Grup B. Mali merebut tempat ketiga.