Per Rabu (27/02/13), rapat komite eksekutif (exco) PSSI memutuskan memberhentikan Fabio Oliviera dari posisi asisten pelatih Indonesia bersamaan dengan pemecatan pelatih Nil Maizar.
Fabio yang asal Brasil meminta PSSI menyelesaikan sisa gaji yang masih tertunggak 6 bulan.
"Kami menerima keputusan rapat exco PSSI yang membentuk BTN dan menunjuk pelatih baru. Tetapi yang jadi masalah tolong kontrak kami dibereskan," tegas Fabio Oliviera, Kamis ini.
Dengan pemberhentian Nil dan Fabio, PSSI melalui badan tim nasional (BTN) lalu menunjuk pelatih Luis Manuel Blanco dari Argentina. Blanco membawa serta dua rekan asal senegaranya.
"Mereka mengkontrak pelatih baru tentu punya uang. Tolong PSSI bayar kewajiban. Saat kami jadi pelatih, bukan kami yang meminta pekerjaan dari PSSI untuk jadi pelatih. PSSI yang minta," tegas Fabio.
Fabio mempertanyakan sikap PSSI yang langsung memutus kontrak melalui media tanpa ada komunikasi. Apalagi saat PSSI mengontrak Nil tercapai kesepakatan hingga 2014.
"Kalau mau pecat tolong bicarakan baik-baik, jangan seperti ini. Dalam kontrak, ada pemberitahuan seminggu sebelumnya untuk pemecatan,” kecam Oliviera.
“Sekarang aturan mana yang berlaku, saya tidak tahu. Kami bingung, tapi kami tidak mempermasalahkannya. Tapi tolong selesaikan hak kami.”
Sementara itu, Nil tetap bersikeras bahwa dia masih pelatih Indonesia seperti surat keputusan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin untuk tim Piala Asia 2015.
“Tim akan memulai pelatnas 10 Maret. Pemberitahuan lokasi pelatnas menyusul. Soal asisten pelatih dan sebagainya, itu masih sama. Tidak ada perubahan,” kata Nil.
“Kami berjalan seperti biasa dan tidak ada keraguan untuk memberikan kemampuan terbaik kepada Indonesia.”