Menjelang Real Madrid v Barcelona

Mourinho Jadi Nama Jalan

Jumat, 1 Maret 2013 13:12 WIB
Editor: Rawan Kurniawan
 Copyright:

Jumat (01/03/13) jadi hari keramat bagi Real Madrid. Dua figur penting di tim, yakni pelatih dan striker, mengalami dua hal yang berkaitan dengan jalan tapi berupa peristiwa berlainan.

José Mourinho mendapat kabar dari kampung halamannya di Setúbal. Dewan Kota yang terletak di selatan ibukota Portugal, Lisboa, memutuskan mengganti sebuah jalan dengan nama Mourinho.

Tapi parlemen Setúbal belum memilih jalan mana akan menyandang nama José Mourinho. Mereka hanya sepakat karena Mourinho berprestasi dan berperan luar biasa di olahraga internasional.

Sebelum datang kabar dari kampungnya, Mou memimpin Real menyingkirkan Barcelona di Copa del Rey. Dia akan bertugas lagi saat Madrid menjamu Barça di Liga Spanyol, Sabtu (02/03/13) malam.

Lolos ke final Copa, José Mou berpeluang meraih trofi sesudah 2011. Mou jadi pelatih pertama juara Liga Spanyol, Italia, Inggris dan Portugal bersama Real Madrid, Internazionale, Chelsea dan Oporto.

Mourinho pun memberi Liga Champions untuk Oporto dan Inter. Deretan trofi menjadi alasan dia menjuluki diri “The Special One” kala tiba di Chelsea dan “The Only One” saat Real juara Liga.

Karena sukses The One Mourinho, Setúbal semestinya menerapkan aturan hanya satu jalur atau “only one way” pada jalan baru. Atau lebih khusus: “The Special Only One” Jalan José Mourinho?

Benzema Kena Tilang

Masih dari jalan, Real Madrid harus membantu mengurus Karim Benzema yang kena tilang (surat bukti pelanggaran). Benzema terbukti menyetir mobil melebihi batas kecepatan 60 km per jam.

Polisi mengatakan, Benzema ngebut ugal-ugalan, 134 km per jam di area 62 km per jam di Madrid pada 03 Februari 2013. Sanksinya bisa berupa denda dan pencabutan surat izin mengemudi.

Striker asal Prancis sudah dua kali kena tilang. Pada Juni 2011, Benzema ngebut di jalanan kota Ibiza, di sebuah pulau kawasan Mediterranea. Tanyaan kita: mengapa dia tidak ngebut di lapangan saja?