Real Madrid v Barcelona

Ronaldo Minta Jadi Striker

Sabtu, 2 Maret 2013 16:42 WIB
Editor: Rawan Kurniawan
 Copyright:

Musim 2012-2013, Real Madrid dan Barcelona sudah beradu dalam lima laga El Clásico. Real unggul dengan 2 menang, 1 tumbang dan 2 imbang. Juara La Liga juga merebut Piala Super Spanyol.

Hingga laga kedua semifinal Copa del Rey, Rabu lalu, Madrid menggilir dua striker murni sebagai ujung tombak. Karim Benzema jadi prioritas dan Gonzalo Higuaín menunggu di kursi cadangan.

Sebelum laga La Copa di Camp Nou, José Mourinho mengaku tidak pasti akan memasang siapa. Dia memberi isyarat Benzema akan main tapi kemudian menurunkan Higuaín meski tidak membuat gol.

Tanpa Karim Benzema, rekan senegaranya, bek Raphaël Varane mendonasi 1 gol kala Real Madrid menang di Copa del Rey. Dua gol lain datang dari Cristiano Ronaldo yang selalu lebih produktif.

Jumlah gol Cristiano lebih banyak daripada Benzema atau Gonzalo Higuaín. Berposisi sebagai winger kiri, Ronaldo memproduksi 6 gol di La Copa, 24 di La Liga, 7 di Liga Champions, dan 2 di laga lain.

Peran de facto sebagai goleador jadi dasar dugaan bahwa Ronaldo ingin posisi striker, seperti Lionel Messi. Ada pula isu dia akan pergi pada akhir musim, bersamaan kepergiaan José Mourinho.

Benarkah dua pria Portugis akan pindah ke Paris Saint-Germain? Ramón Calderón, mantan presiden Real Madrid yang mendatangkan Ronaldo, tidak yakin kapten Portugal mempersoalkan finansial.

“Tak ada debat: tak ada presiden mau menjual Cristiano,” kata Calderón. “Saya pikir, masalahnya bukan motivasi finansial. Saya kenal Cristiano karena saya yang membawa dia ke Madrid.”

Cristiano Ronaldo pernah menyatakan tak bahagia secara profesional. Bila Real tidak merampas lagi Copa del Rey, kehilangan trofi La Liga, dan gagal di Liga Champions, Calderón sudah melihat isyarat.

Apakah Ronaldo juga meminta jabatan pemimpin di Real untuk menyamai Mourinho? Sebab hanya Iker Casillas, kapten Los Galacticos, yang dapat penghargaan berupa nama jalan di kota Madrid!