Sepakbola bola China dalam krisis. Pemain bintang meninggalkan liga profesional, terutama duet striker Guanzhou, Didier Drogba dan Nicolas Anelka.
Langkah pertama untuk memulihkan citra sepakbola di negeri tirai bambu, Federasi Sepakbola China menunjuk David Beckham sebagai duta global.
Belakangan, persepakbolaan China mulai terpuruk karena hantaman skandal pengaturan pertandingan. Para bintang asing pun mulai melakukan eksodus.
Untuk reparasi citra sepakbola, China membutuhkan Beckham. Pemain Paris Saint-Germain mendapat tugas membantu membawa Liga China ke panggung dunia.
"Saya merasa terhormat telah diminta untuk memainkan peran penting pada saat yang istimewa dalam sejarah sepakbola China," kata Beckham.
"Saya senang dengan prospek mempromosikan permainan terhebat di dunia kepada penggemar olahraga China. Saya melihat terdapat pertumbuhan ketertarikan terhadap sepakbola di sini."
China mencuri perhatian dunia setelah berhasil mendaratkan pemain-pemain top macam Nicolas Anelka dan Didier Drogba. Tidak ketinggalan sosok pelatih terkemuka seperti Jean Tigana dan Marcello Lippi.
Tapi semusim berlalu, Drogba dan Anelka mengakhiri petualangan mereka. Pukulan lebih dahsyat menghantam ketika Asosiasi Sepak Bola China (CFA) menjatuhi sanksi terhadap 58 orang, termasuk dua petinggi.
Sanksi merupakan bagian dari perjuangan selama tiga tahun untuk memberantas korupsi dalam persepakbolaan China. Kini mereka berharap popularitas dan pengaruh Beckham dapat merestorasi kredibilitas sepakbola.
Apalagi tahun 2013 bertepatan dengan 20 tahun sepakbola profesional hadir di China. Menurut rencana, Beckham akan menghadiri beberapa pertandingan Liga Super China dan mengunjungi beberapa klub.