Tentang Pertengkaran di Inter

Capello: Cassano Arogan

Selasa, 5 Maret 2013 20:35 WIB
Editor: Rawan Kurniawan
 Copyright:

Antonio Cassano tidak main saat Internazionale Milano menang 3-2 atas Catania di Liga Italia. Dia kehilangan tempat setelah bertengkar dengan pelatih Andrea Stramaccioni saat sesi latihan.

Cassano sudah minta maaf untuk insiden yang terjadi pada Jumat petang. Kini dia berharap kembali masuk squad Stamaccioni saat Internazionale melawan Tottenham Hotspur pada Kamis malam.

Cerita Cassano bersitegang dengan pelatih atau rekan bukan kabar baru. Sesuai julukannya Peter Pan, dia seperti bocah yang tak kunjung besar untuk bersikap baik di semua tim yang dia main.

Fabio Capello, mantan pelatih Cassano di AS Roma dan Real Madrid, melontarkan kritik. Capello menilai sikap pemain yang sebenarnya berbakat besar hingga mendapat sebutan Fantonio.

“Cassano pemain bagus. Dia sangat cerdik dan berbakat. Tapi dia tidak tahu batasan rasa hormat,” Capello berkomentar. “Dia punya pandangan tertentu dalam sepakbola yang dia anggap benar.”

“Karena pandangannya, dia kehilangan hormat. Dia seharusnya belajar, ada waktu-waktu anda harus terima pendapat orang lain. Sayang sekali karena dia bisa mencapai banyak prestasi,” lanjut Capello.

Bersama Cassano, Capello merebut Piala Super Italia di AS Roma dan gelar juara Liga Spanyol untuk Real Madrid. Tapi Don Fabio pula menciptakan istilah Cassanata karena kebandelan pemainnya.