Diego Maradona tak jengah menjalin hubungan dengan dua klub rival, Barcelona dan Real Madrid. Pernah main untuk Barça, Maradona kini juga berteman dengan José Mourinho, pelatih Madrid.
Sebagai mantan pelatih Argentina, Diego membanggakan Lionel Messi tapi dia juga mengagumi Cristiano Ronaldo. Maka Maradona tidak melewatkan kesempatan untuk menonton El Clásico.
Sebelum pertandingan, pria berjuluk El Pelusa bahkan mengunjungi kamar ganti dua tim. Sehari setelah kunjungan Maradona, Cristiano Ronaldo memamerkan foto mereka di akun twitter-nya.
Dari Madrid, legenda Argentina terbang ke Manchester. Maradona bermaksud untuk menjenguk keluarga putri keduanya, Giannina, Benjamin (cucunya) dan menantunya, Sergio Kun Agüero.
Berpisah beberapa waktu, keluarga Agüero kembali bersatu. Giannina dan Benjamin pindah lagi dari Madrid ke Manchester dan muncul di stadion pada pertandingan Piala FA, 17 Februari 2013 lalu.
“El Kun ialah solusi untuk masa depan Madrid,” ucap Maradona dalam wawancara dengan koran Marca. “Dengan Ronaldo, dia akan saling melengkapi. Sergio tipe pemain yang terus bergerak.”
“Benzema dan El Pipita (Higuaín) ialah dua tank yang merusak pertahanan, tapi juga berbenturan dengan CR7. Suatu saat Cristiano akan main di depan satu dari mereka berdua,” lanjut Diego.
“Kadang saya pikir, kita harus pasang lampu lalu-lintas untuk mengatur mereka,” El Pelusa membuat perbandingan khas dengan selingan nada canda. “Sergio akan membuka ruang untuk Cristiano.”
“Saya tetap melihat Kun akan main di Madrid, meski benar bahwa sekarang dia sangat bahagia di City. Tentu meski tinggal di Manchester seperti hidup di dalam freezer,” tawa Maradona.
Sebelum bergabung Manchester City, Sergio Kun Agüero memperkuat Atlético Madrid, tetangga Real. Kun membuat 75 gol dari 175 pertandingan Atlético di Primera División Liga Spanyol.