Laga Manchester United melawan Real Madrid pada leg 2 Liga Champions diprediksi berjalan sengit. Kedua kubu sedang dalam performa terbaik.
Madrid datang berbekal dua kemenangan atas rival sejati, Barcelona. Sedangkan MU belum mengalami satupun kekalahan di setiap kompetisi yang mereka ikuti sejak 5 Desember 2012.
José Mourinho menyinggung betapa dahyatnya laga nanti. Bahkan, arsitek Madrid itu mengatakan dunia akan berhenti saat kedua raksasa Eropa itu bertempur.
“MU dalam kondisi yang fantastis. Mereka tidak pernah kalah selama berbulan-bulan. Tapi, kami juga dalam kondisi bagus tahun ini.” Kata Mourinho.
MU memiliki keuntungan dibanding tim tamu. Setan Merah memiliki tabungan satu gol tandang. Situasi yang membuat MU hanya perlu hasil imbang tanpa gol untuk melaju.
“Kalau hasilnya imbang 0-0 kami akan lolos ke perempat final. Tapi, saya rasa kedua tim akan mencetak gol. Saya berharap kami cetak lebih banyak,” kata Ferguson.
Pendapat Ferguson sangat beralasan. Dari dua laga melawan Madrid di Old Trafford, selusin gol tercipta. MU selalu kebobolan 3 gol dalam dua laga tersebut.
Tapi bukan berarti pertarungan nanti akan menjadi ajang kekuatan lini serang kedua tim, justru sebaliknya.
“Kunci dari permainan kemungkinan ada pada bagaimana kami bertahan. Madrid adalah salah satu tim dengan serangan balik terbaik di Eropa. Jadi, kami harus menemukan cara mengatasi itu,” Ferguson menjelaskan.
Manajer MU menambahkan, pihaknya juga tak ingin cuma fokus dalam mencari cara meredam ketajaman Cristiano Ronaldo. Meski tak menampik adanya kecemasan, Ferguson menegaskan dirinya tidak takut.
“Saya pikir kami tak perlu takut. Jika takut mengenai apa yang akan Ronaldo perbuat, kami akan lupa apa yang bisa kami lakukan,” kata Ferguson.