Kongres PSSI 17 Maret

Djohar Bantah Tanda Tangan

Rabu, 13 Maret 2013 18:33 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) akan menggelar KLB di Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu (17/03/13). Saat ini yang memanas adalah soal peserta kongres sebagai pemilik suara (voter).

Keluhan Djohar tentang pemalsuan tanda tangan terkait hasil tim verifikasi. Tanda tangan palsu tertera pada surat Notulen Rapat Komite Eksekutif PSSI pada 07 Maret 2013 pukul 11.00.

“Pokoknya saya tidak ada di rapat itu, saya lagi ada pilkada di Sumatera Utara," tegas Djohar di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Rabu sore ini.

Surat notulensi rapat mengagendakan penentuan dan penetapan KLB 2013 berdasarkan laporan dari tim verifikasi. Notulensi rapat lengkap dengan lampiran 18 pengprov peserta KLB.

Notulen menerangkan 7 anggota komite eksekutif PSSI ikut rapat dan membubuhkan tanda tangan. Yaitu Djohar, Farid Rahman, Sihar Sitorus, Bob Hippy, Widodo Santoso, Mawardi Nurdin dan Tuti Dau.

Djohar mengeluarkan bantahan saat kemunculan dua surat satgas pelaksana KLB 17 Maret yang kemungkinan palsu. Kedua surat sama-sama menerangkan voter peserta KLB dengan tanda tangan Djohar.

Satu surat keputusan bernomor SKEP/32/JAH/III/2013 tentang Daftar Voters KLB PSSI 17 Maret. Surat lain adalah notulensi rapat exco PSSI 07 Maret dengan tanda tangan beberapa anggota exco.