Bob mengungkap selama dua tahun Djohar memimpin Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Djohar banyak melakukan musyawarah daerah luar biasa (musdalub) di sejumlah provinsi.
Musdalub menghasilkan ketua pengda baru atau caretaker. Tercatat terjadi 18 pergantian pengprov selama dua tahun kepengurusan Djohar.
Menjelang kongres luar biasa (KLB) PSSI 17 Maret 2013 di Hotel Borobudur, Jakarta, Djohar mengingkari 18 pengprov hasil bentukannya. Seperti terlihat pada proses verifikasi peserta (voter) KLB PSSI.
Dalam proses verifikasi, Djohar menandatangani 100 voter yang berhak ikut kongres. 18 pengprov hasil kerja Djohar selama dua tahun terakhir malah tidak masuk daftar calon peserta.
Bob menyatakan Djohar seharusnya ikut mengurus dan mengundang ke-18 pengprov bentukannya ke KLB PSSI 17 Maret.
"Sebagai manusia kita harus mempertanggungjawabkan apa yang harus kita buat. Kita akan laporkan kejadian ini ke FIFA dan meminta pertimbangan mereka," kata Bob Hippy di Jakarta, Kamis (14/03/13).
Sihar Sitorus, anggota exco lain, menegaskan exco konsisten mengakui 18 pengprov bentukan Djohar. Status caretaker ke-18 pengprov tidak bermasalah karena proses pergantian adalah sah.
"Yang pasti kami menghargai pergantian kepengurusan dalam pengprov yang diatur di dalam statuta dan peraturan organisasi," tegas Sihar.