Mereka mengakui belum kuat mengikuti latihan versi pelatih Indonesia Luis Manuel Blanco dengan alasan masih kelelahan. Beruntung Luis Blanco memberi izin.
Pemain yang meminta keringanan adalah Eka Ramdhani (Pelita Bandung Raya), Dedi Hartono, Fathur Rahman (Barito Putra), M Robby, Ferdinand Sinaga dan Bayu Gatra (Persisam Samarinda).
Ponaryo Astaman, Abdul Rahman, Tantan (Sriwijaya FC), Hamka Hamzah, Jajang Mulyana, Ahmad Bustomi, Zulham Zamrun dan Zulkifli Syukur (Mitra Kukar).
Patrich Wanggai, Ferinando Pahabol, Richardo Salampessy, Emmanuel Wanggai, Boaz Solossa, Ruben Sanadi dan Ian Louis Kabes (Persipura Jayapura).
Zulkifli Syukur mengaku kondisinya dan beberapa rekan masih kelelahan akibat latihan fisik, kemarin sore, saat pertama kali bergabung dengan squad pelatnas di Senayan, Jakarta.
"Cukup berat latihannya, sedang kami baru saja datang. Mungkin pada latihan sore baru ikut latihan hingga usai. Kita sudah minta izin pelatih. Kita jelaskan sampai saat ini kita masih kelelahan,” kata Syukur.
Sesi latihan di Senayan, Jumat pukul 09.00 WIB, komposisi pelatnas bertambah dengan kedatangan 10 pemain. Mereka berbaur dengan tim yang telah menjalani pelatnas dalam beberapa hari terakhir.
Ke-9 pemain adalah Kurnia Meiga, Egi Melgiansyah, Victor Igbonefo, Hasim Kipuw (Arema Indonesia), Hamka Hamzah (Mitra Kukar), Eka Ramdhani (Pelita Bandung Raya).
Terlihat juga Bayu Gatra (Persisam), Dedi hartono, Faturrahman (Barito Putra) dan Irfan Bachdim.
Soal porsi latihan yang berat, Luis Blanco meyakinkan porsi latihan saat ini jauh lebih ringan dari sesi latihan di Argentina, negara asal Blanco.
Blanco menggembleng para pemain dengan latihan dua hari sekali. Yaitu latihan pagi dan sore dengan waktu setiap latihan sekitar dua jam.
"Latihan yang saya terapkan ini tidak gampang. Tidak ada penilaian khusus kepada pemain, semua sama," kata Blanco.
"Pemain harus diubah mentalnya. Mereka hanya punya mental berlatih karena yang saya berikan ini baru lima persen dibandingkan dengan Argentina.”