Kenaikan jabatan La Nyalla dari anggota komite eksekutif (exco) menjadi wakil ketua umum sebagai bagian dari revisi statuta yang mengubah struktur kepengurusan PSSI.
Perubahan struktur pengurus menggelembungkan jumlah exco. Exco yang tadinya berjumlah 11 orang (1 ketua, 1 wakil dan 9 anggota) menggemuk menjadi 15 orang (1 ketua, dua wakil dan 12 anggota).
Dengan demikian empat posisi di jajaran exco lowong. Empat nama baru yang muncul di KLB PSSI langsung mendapat dukungan dari peserta.
Keempatnya adalah Zulfadhli, Hardi Hasan, La Syia dan Jamal Aziz mendapat persetujuan dari Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin.
Zulfadli adalah Ketua Pengprov Yogyakarta, Djamal Azis tercatat sebagai anggota Komisi X DPR, La Siya dari Ketua Harian Persipura Jayapura dan Hardi Hasan adalah (Ketua Pengprov DKI Jakarta).
"Sesuai statuta, sebagai ketua umum saya bisa mengangkat anggota exco. Belum sempat berpikir sudah masuk nama dan tanda tangan pendukung semua peserta kongres," kata Djohar Arifin.
"Artinya ketua umum sudah diperintahkan kongres. Maka atas permintaan peserta kongres yang tidak saya halangi, maka wakil ketua umum yang baru adalah Pak La Nyalla Mattalitti," jelas Djohar.
Begitu mendapat jabatan yang lebih mantap, La Nyalla Mattalitti di hadapan peserta KLB PSSI mengumumkan Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) bubar per Minggu (17/03/13) ini.
"Saya nyatakan mulai hari ini KPSI dibubarkan," kata La Nyalla.