Pelatnas Piala Asia 2015

Blanco Menuju Pemecatan

Senin, 18 Maret 2013 11:02 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Latihan pemusatan latihan nasional (pelatnas) Piala Asia 2015, Senin pagi, di bawah pimpinan Yeyen Tumena di Lapangan C, Senayan. Dua asisten Blanco, yaitu Jorge di Gregorio dan Marcos Connena juga tak terlihat.

Sebanyak 55 pemain terlihat mengikuti latihan. Dengan demikian 14 pemain yang sempat tercoret oleh Blanco kembali bergabung.

"Saya cuma disuruh memimpin latihan pagi ini. Saya cuma disuruh melatih dari pada kosong," kata Yeyen yang mendapat bantuan dari pelatih kiper Alan Afiludin.

"Soal latihan hari ini cuma kondisi fisik saja. Saya buat latihan dibagi tiga kelompok. Semua pemain bercampur-campur. Biar suasana kebersamaan semakin kuat, tidak ada perbedaan."

Yeyen juga tak memberi penjelasan pasti soal rumor kedatangan Rahmad Darmawan (RD) sebagai pengganti Blanco.

"Nanti sore baru pelatih yang memimpin. Lihat saja di lapangan, sore head coach RD akan memimpin timnas," tegas Yeyen.

Isu liar yang terus berkembang adalah RD akan mendapat bantuan dari Jacksen F Tiago untuk memimpin Indonesia di qualifikasi Piala Asia 2015 melawan Arab Saudi.

Kemarin malam, terkuak perubahan komposisi di jajaran pelatih dari Wakil Ketua BTN Harbiansyah Hanafiah di Jakarta.

Harbiansyah Hanafiah menyatakan Blanco akan bergeser menjadi direktur teknik, “Blanco untuk sementara digeser menjadi direktur teknik.”

Harbiansyah menegaskan penggantian pelatih menjadi keputusan terbaik agar persiapan pelatnas lebih maksimal setelah situasi yang kurang kondusif akibat pencoretan 14 pemain oleh Blanco.

"Besok duet pelatih akan langsung menangani timnas. Untuk selanjutnya kami akan melihat situasi terakhir terkait susunan pemain dan pelatih yang didaftarkan ke AFC," jelas Harbiansyah.

Rahmad tidak berani memberi penjelasan soal penunjukannya menjadi pelatih saat melawan Arab Saudi, 23 Maret 2013.

“Saya masih menunggu pernyataan dan pemanggilan resmi dari BTN. Yang jelas kalau buat timnas tidak ada kata gak siap," kata Rahmad Darmawan.