Nil bersikeras meminta SK pemecatan agar kepastian hukum posisinya tidak menggantung. Selain itu mantan pelatih Semen Padang tidak ingin kasus ini menambah beban PSSI.
"Sudah ada pelatih yang menggantikan, jadi saya bukan lagi pelatih timnas. Tapi saya belum mendapatkan keterangan hitam di atas putih,” kata Nil Maizar saat di kantor PSSI, Senayan, Rabu (20/03/13).
“Kalau seperti ini kan argo untuk saya jalan. Lebih baik keluarkan legalitasnya kalau saya diberhentikan supaya tidak membebani PSSI.”
Saat di PSSI, Nil Maizar sempat bertemu Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI. Nil Maizar menjelaskan semua hal terkait posisi pelatih timnas.
"Tadi saya ketemu sama Hadiyandra. Baru kali ini kan saya ketemu dia. Saya jelaskan semua duduk persoalan. Dia memberi solusi kepada saya untuk menunggu hingga pekan depan," ungkap Nil.
Soal pertandingan Indonesia melawan Arab Saudi, Sabtu (23/03/13), Nil berjanji akan datang dan menyaksikan langsung duel di Senayan.
“Saya percaya tim pelatih saat ini adalah yang terbaik. Saya akan datang saat Indonesia melawan Arab Saudi. Saya harap masyarakat datang dan mendukung timnas dengan totalitas tinggi,” ujar Nil Maizar.
Nil Maizar tercabut dari jabatan pelatih Indonesia tidak berapa lama setelah Indonesia kalah 0-1 di Irak pada duel perdana qualifikasi Grup C Piala Asia 2015.
Berdasarkan kontrak, Nil Maizar dan PSSI menjalin kerja sama hingga tahun 2014. Hingga pencopotan, Nil tidak mendapat gaji yang tertunda beberapa bulan dan pesngon.