Qualifikasi Piala Asia 2015

Blanco Bergerak Cepat

Senin, 25 Maret 2013 09:43 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Duel terakhir Indonesia terjadi di Senayan, Jakarta, Sabtu (23/03/13), saat kalah 1-2 dari Arab Saudi. Indonesia di posisi terbawah Grup C dengan dua kekalahan, dari Irak dan Arab Saudi.

Meski terpuruk, Luis Blanco yang kembali menjadi pelatih Indonesia usai partai melawan Arab Saudi tetap yakin Merah Putih tetap berpeluang luas lolo ke putaran final Piala Asia 2015 di Australia.

"Saya selalu optimistis," kata Blanco, Minggu (24/03/13) sore. Posisi Blanco jadi pertanyaan usai Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menetapkan Rahmad Darmawan jadi pelatih saat kontra Arab Saudi.

Sesuai jadwal, Indonesia akan menjamu China di Senayan, pada 15 Oktober 2013. Blanco sudah menyiapkan berbagai program, termasuk partai uji coba internasional melawan tim besar.

"Berharap ada 2-3 laga internasional sebelum lawan China. Mungkin kita akan lawan Cile, Meksiko, Paraguay atau Jerman. Namun melihat kalender FIFA," kata Luis Blanco.

BTN Pertahankan Blanco

Badan tim nasional (BTN) tetap mempertahankan Luis Blanco sebagai pelatih. Ketua BTN Isran Noor di Jakarta, Minggu kemarin, menegaskan BTN tidak mengetahui posisi Blanco saat melawan Arab Saudi.

"Pergantian pelatih kemarin tanpa sepengetahuan saya. Itu terkesan dipaksakan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab," tegas Isran Noor.

Isran Noor mengakui terjadi beberapa hal penting di luar kendalinya selama mengemban jabatan ketua BTN, termasuk proses penggantian posisi pelatih dari Blanco kepada Rahmad Darmawan.

Penggantian pelatih tidak melanggar peraturan dan terkesan ingin mengganggu rencana yang sudah tersusun dengan baik.

“Pelatih diganti oleh orang yang menggangap dirinya wakil ketua BTN. Padahal wakil tidak ada. Surat keputusan PSSI baru ada jabatan ketua. Saya juga belum menyusun struktur kepengurusan," jelas Isran Noor.